Kapan Rusia Bersedia Akhiri Perang dengan Ukraina?

Sabtu, 07 Desember 2024 - 10:45 WIB
loading...
Kapan Rusia Bersedia...
Tentara Ukraina berperang di garis depan melawan Rusia. Foto/anadolu
A A A
MOSKOW - Rusia memulai invasi ke Ukraina pada 24 Februari 2022. Waktu itu, operasi militer resmi diumumkan Presiden Vladimir Putin dengan target demiliterisasi.

Hampir tiga tahun berlalu, perang Rusia dengan Ukraina yang didukung sekutunya di Barat masih berjalan.

Menghadapi masa depan yang tak pasti, harapan muncul setelah Donald Trump kembali terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat di Pilpres 2024.

Meski baru akan berkantor di Gedung Putih pada Januari 2025 mendatang, Trump telah berjanji segera mengakhiri perang Ukraina. Namun, solusi tersebut nantinya juga bergantung pada keputusan Rusia sendiri.

Kapan Rusia Bersedia Akhiri Perang dengan Ukraina?


Rusia sebenarnya sudah siap mengakhiri pertarungan panjang di Kiev. Namun, mereka memiliki sejumlah syarat tertentu yang wajib ditaati Ukraina maupun sekutunya di Barat.

Mengutip Reuters, Presiden Rusia Vladimir Putin pada pertengahan tahun ini sudah mengemukakan persyaratannya untuk mengakhiri perang. Salah satu ketentuan utamanya adalah Ukraina harus mencabut ambisi NATO-nya.

Syarat tersebut baru-baru ini ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dalam sebuah wawancara jurnalis Amerika Serikat (AS) Tucker Carlson.

Masih sama, Rusia menginginkan status non-blok Ukraina yang artinya tidak ada NATO, tidak ada pangkalan militer, dan tidak ada latihan militer dengan partisipasi pasukan asing.

Selain itu, Kiev diharuskan menarik pasukan dari seluruh wilayah yang diklaim Moskow. Sebagai tanggapan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak keras usulan tersebut.

Zelensky bahkan menegaskan posisi resmi Kiev yang tidak akan berhenti sampai seluruh tentara Rusia diusir dari wilayahnya.

Arah pertempuran sendiri berpotensi berubah menyusul kembalinya Trump di Gedung Putih. Ia sebelumnya mengatakan memiliki prioritas berbeda dengan Joe Biden yang bersikeras jika Ukraina harus memutuskan waktu dan cara bernegosiasi sendiri.

Meski belum diungkap secara resmi, beberapa laporan seperti dari Wall Street Journal menyebut adanya kemungkinan tim transisi Trump yang mengusulkan agar Ukraina berjanji tidak bergabung dengan NATO selama 20 tahun.

Hal ini diharapkan bisa dipertimbangkan Moskow untuk mengakhiri invasinya.

Pada sisi Rusia, sekali lagi jika mengutip ucapan Vladimir Putin pada Mei lalu, ia menyebut pihaknya siap menghentikan perang yang dinegosiasikan jika Kiev dan sekutunya mengakui garis medan pertempuran saat ini.

Sebaliknya, Moskow juga siap untuk terus berperang apabila Ukraina dan Barat tidak menanggapi.

Baca juga: Kesepakatan Keamanan Baru akan Tempatkan Rudal Oreshnik Rusia di Belarusia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved