Irak Pertimbangkan Bantu Suriah saat Pemberontak Bangkit
Sabtu, 07 Desember 2024 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
Koalisi penguasa Irak sering kali ditarik ke arah yang berbeda, dengan beberapa kelompok yang berjuang bersama Assad di masa lalu dan memiliki kepentingan di Suriah lebih condong untuk masuk lagi.
Adapun pihak lain melihat intervensi semacam itu sebagai sesuatu yang tidak stabil.
Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Suriah Bassam Sabbagh, dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi, di Baghdad pada hari Rabu.
Pada konferensi pers bersama, Hussein mengutuk serangan oleh "entitas teroris" di Suriah dan Araqchi berjanji memberikan Suriah semua dukungan yang dibutuhkannya.
Pemimpin pemberontak Suriah, Abu Mohammad Al-Golani, sendiri memulai karier tempurnya dengan Al Qaeda di Irak, tempat dia dipenjara oleh AS, sebelum pindah ke Suriah untuk mendirikan cabang kelompok ekstremis di sana.
Golani memisahkan diri dari Al Qaeda pada tahun 2016 dan pada hari Kamis mendesak Sudani mencegah PMF melakukan intervensi di Suriah, dengan mengatakan dalam video yang diunggah daring bahwa para pemberontak ingin memiliki hubungan strategis dan ekonomi dengan Irak setelah mereka menggulingkan rezim Assad.
"Mereka mungkin mengklaim memiliki suasana hati dan kelompok yang berbeda, tetapi mereka sangat mirip dari Irak," ujar penasihat pemerintah tersebut.
Baca juga: Kesepakatan Keamanan Baru akan Tempatkan Rudal Oreshnik Rusia di Belarusia
Adapun pihak lain melihat intervensi semacam itu sebagai sesuatu yang tidak stabil.
Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Suriah Bassam Sabbagh, dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi, di Baghdad pada hari Rabu.
Pada konferensi pers bersama, Hussein mengutuk serangan oleh "entitas teroris" di Suriah dan Araqchi berjanji memberikan Suriah semua dukungan yang dibutuhkannya.
Pemimpin pemberontak Suriah, Abu Mohammad Al-Golani, sendiri memulai karier tempurnya dengan Al Qaeda di Irak, tempat dia dipenjara oleh AS, sebelum pindah ke Suriah untuk mendirikan cabang kelompok ekstremis di sana.
Golani memisahkan diri dari Al Qaeda pada tahun 2016 dan pada hari Kamis mendesak Sudani mencegah PMF melakukan intervensi di Suriah, dengan mengatakan dalam video yang diunggah daring bahwa para pemberontak ingin memiliki hubungan strategis dan ekonomi dengan Irak setelah mereka menggulingkan rezim Assad.
"Mereka mungkin mengklaim memiliki suasana hati dan kelompok yang berbeda, tetapi mereka sangat mirip dari Irak," ujar penasihat pemerintah tersebut.
Baca juga: Kesepakatan Keamanan Baru akan Tempatkan Rudal Oreshnik Rusia di Belarusia
(sya)
Lihat Juga :