alexametrics

Diawali Bisnis Forum, KBRI Moskow Gelar Festival Indonesia-Moskow

loading...
Diawali Bisnis Forum, KBRI Moskow Gelar Festival Indonesia-Moskow
Dubes Indonesia untuk Rusia Wahid Supriyadi. Foto/Sindonews/Victor Maulana
A+ A-
JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow, Rusia, kembali menggelar Festival Indonesia-Moskow. Festival yang memasuki tahun kelima ini rencananya akan digelar pada tanggal 31 Juli hingga 2 September mendatang di Taman Krasnaya Presnya Moskow.

Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Wahid Supriyadi mengatakan, festival ini akan didahului oleh Bisnis Forum yang akan digelar pada tanggal 30 Juli.

Wahid menuturkan, tahun lalu bisnis forum dihadiri oleh 700 pengusaha dari Rusia dan Indonesia. Jumlah ini melampaui target awal yakni 500 pengusaha. Dalam Bisnis Forum itu juga dicapai kesepakatan senilai USD10,7 juta.



"Tahun lalu, ada 177 booth, jualan produk-produk unggulan Indonesia. Tapi, yang paling besar didominasi busana, produk makanan, dan kerajinan tangan. Tapi ada juga produk hi-tech dari PT Lundin dari Banyuwangi," ujarnya, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Ditanya mengenai target pengunjung tahun ini, Wahid mengatakan dia berharap akan ada 135 ribu pengujung. Angka ini sama dengan jumlah pengunjung pada tahun 2018 lalu.

"Dari segi pengunjung tahun lalu memang turun, 117 ribu dari tahun 2018 yakni 135 ribu. Memang karena pada hari kedua tidak diduga cuaca jadi 5 derajat maksimal 9 derajat dan hujan, dan ada demo besar. Tapi dari segi kualitas, transaksi, booth, meningkat," ucap Wahid.

"Tahun ini target kembali 135 ribu pengunjung. Kalau tahun kemarin dicapai kesepakatan dengan nilai USD10,7 juta kita harapkan bisa menjadi USD15 juta. Ini real transaction. Banyak sebenarnya UMKM kita kasih catatan surat penghasilannya tapi banyak yang tidak kasih, padahal bagus buat kita," sambungnya.

Wahid berharap festival ini akan berjalan terus meski ia sudah tidak lagi bertugas sebagai Duta Besar di Rusia.

"Karena hasilnya sudah cukup nyata apalagi didukung Wali Kota Moskow," katanya.

Hasil nyata yang dimaksud Wahyu dapat terlihat dari segi parwisata di mana jumlah wisatawan Rusia terus meningkat setiap tahunya. Selain itu, bahasa Indonesia juga mulai digemari di Rusia. Bahlan beberapa kampus, seperti Kazan Federal University, membuka kelas bahasa Indonesia.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak