Tembus 2 Juta, Kata Darurat Militer Paling Banyak Dicari di Google Korea Selatan

Kamis, 05 Desember 2024 - 07:31 WIB
loading...
Tembus 2 Juta, Kata...
Kata darurat militer paling banyak dicari di Google di Korea Selatan setelah diberlakukan dan kemudian dicabut beberapa jam kemudian. Foto/Yonhap
A A A
SEOUL - Istilah Korea untuk "martial law" atau "darurat militer" menjadi kata yang paling banyak dicari di Google di Korea Selatan pada Rabu. Itu terjadi setelah deklarasi darurat militer yang berumur singkat, yang dikeluarkan oleh Presiden Yoon Suk-yeol.

Kata tersebut menduduki puncak tangga tren Google dengan volume pencarian selama 24 jam terakhir melampaui angka 2 juta, naik lebih dari 1.000 persen dari hari sebelumnya.

"Nilai tukar mata uang" dan "Kim Yong-hyun", nama menteri pertahanan Korea Selatan yang dilaporkan mengusulkan untuk mendeklarasikan darurat militer kepada presiden, masing-masing berada di peringkat kedua dan ketiga pada grafik tren, menurut laporan kantor berita Yonhap, Kamis (5/12/2024).

Baca Juga: Mengapa Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Memberlakukan Darurat Militer?

Presiden Yoon mendeklarasikan darurat militer pada Selasa malam, menuduh oposisi melumpuhkan pemerintah dengan "kegiatan anti-negara". Namun, dia mencabut deklarasi itu beberapa jam kemudian setelah Majelis Nasional atau Parlemen memberikan suara untuk menyerukan diakhirinya darurat militer.

Ketika publik negara tersebut terkejut dengan deklarasi darurat militer, halaman berita portal internet terbesar Korea Selatan, Naver, mengalami lalu lintas (traffic) tertinggi sepanjang masa, menurut operatornya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Indonesia-Korea Bersinergi...
Indonesia-Korea Bersinergi Bangun Ekosistem Webtoon Global
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Trump Sebut Sistem Pemilu...
Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia
Rekomendasi
Miskah Umumkan Kehamilan...
Miskah Umumkan Kehamilan Anak Kedua, Sudah 4 Bulan
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin...
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin Jadi Ruang Seni saat Jakarta Berusia 500 Tahun
Preview Spanyol vs Argentina:...
Preview Spanyol vs Argentina: Siapa Kampiun Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved