Tanggung Jawab terhadap Darurat Militer 6 Jam, Menhan Korea Selatan Mengundurkan Diri
Rabu, 04 Desember 2024 - 17:04 WIB
loading...
Kim Yong-hyun, Menhan Korea Selatan, mengundurkan diri karena mendukung status darurat militer. Foto/X/@front_ukrainian
A
A
A
SEOUL - Menteri Pertahanan Korea Selatan Kim Yong-hyun telah mengajukan pengunduran dirinya kepada presiden. Dia merupakan salah satu orang yang dianggap paling bertanggung jawab dalam pemberlakuan darurat militer selama enam jam.
Melansir Kantor Berita Yonhap, pengunduran diri Menhan Korea Selatan itu menyusul kritik yang berkembang atas darurat militer yang diberlakukan pemimpin tersebut yang memicu kekacauan politik.
Presiden Yoon Suk-yeol harus menyetujui pengunduran diri menteri tersebut sebelum ia dapat mengundurkan diri.
CNN telah menghubungi Kementerian Pertahanan Nasional Korea Selatan.
Pengumuman tersebut muncul beberapa saat setelah oposisi utama Korea Selatan, Partai Demokrat, mengatakan telah mengajukan mosi untuk memakzulkan Kim. Jika pengunduran diri menteri pertahanan diterima dan ia mengundurkan diri, mosi tersebut tidak akan diperlukan, menurut para analis.
Yoon telah menghadapi reaksi keras yang berkembang di seluruh spektrum politik, termasuk di dalam partainya sendiri, atas dekritnya dengan pemimpin Partai Kekuatan Rakyatnya sendiri yang menyerukan agar menteri pertahanan tersebut dipecat.
Melansir Kantor Berita Yonhap, pengunduran diri Menhan Korea Selatan itu menyusul kritik yang berkembang atas darurat militer yang diberlakukan pemimpin tersebut yang memicu kekacauan politik.
Presiden Yoon Suk-yeol harus menyetujui pengunduran diri menteri tersebut sebelum ia dapat mengundurkan diri.
CNN telah menghubungi Kementerian Pertahanan Nasional Korea Selatan.
Pengumuman tersebut muncul beberapa saat setelah oposisi utama Korea Selatan, Partai Demokrat, mengatakan telah mengajukan mosi untuk memakzulkan Kim. Jika pengunduran diri menteri pertahanan diterima dan ia mengundurkan diri, mosi tersebut tidak akan diperlukan, menurut para analis.
Yoon telah menghadapi reaksi keras yang berkembang di seluruh spektrum politik, termasuk di dalam partainya sendiri, atas dekritnya dengan pemimpin Partai Kekuatan Rakyatnya sendiri yang menyerukan agar menteri pertahanan tersebut dipecat.
Lihat Juga :