Tentara Ukraina Tak Percaya dengan Janji Trump untuk Akhiri Perang Rusia

Rabu, 04 Desember 2024 - 15:30 WIB
loading...
A A A
"Rusia akan menyerang lagi, apa pun yang terjadi."

Banyak yang sependapat, termasuk seorang mantan guru sejarah yang menjadi tentara yang dipanggil dengan tanda panggilan penulis Prancis Alexandre Dumas.

Pria berusia 44 tahun itu mengatakan bahwa ia tidak terlalu peduli dengan pemilihan Trump dan tidak percaya "pada mimpi indah perdamaian dalam 24 jam".

"Begitu mereka mengumumkan gencatan senjata, saya akan meninggalkan negara ini. Karena mereka akan datang kepada kita, dipersenjatai kembali, dalam lima hingga 10 tahun,” katanya.

“Tentu saja semua orang kelelahan, tetapi kita harus terus berjuang,” katanya, seraya menambahkan bahwa warga sipil adalah pihak yang mendorong kesepakatan.

Tetapi Yuri, seorang warga sipil yang baru saja melarikan diri dari kota Toretsk, juga menentang keras gencatan senjata.

Duduk di bus evakuasi bersama kucingnya, mantan penambang berusia 56 tahun itu menatap ke angkasa.

Rumahnya baru-baru ini dibom dan dia ingat harus “menggali, menggali, dan menggali lagi” untuk mencoba, tetapi sia-sia, mengambil jenazah putranya.

Dia menganggap seruan untuk perdamaian cepat sebagai penghinaan.

“Saya tidak percaya itu. Putin akan langsung menyerang Ukraina,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Perang Meluas, Kelompok...
Perang Meluas, Kelompok Houthi Serang Arab Saudi
Rekomendasi
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
William Saliba Cedera...
William Saliba Cedera Serius Saat Prancis Disingkirkan Spanyol
Berita Terkini
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved