Iran Siap Kirim Pasukan ke Suriah, Akankah Perang Saudara Kembal Pecah?

Rabu, 04 Desember 2024 - 14:35 WIB
loading...
Iran Siap Kirim Pasukan...
Iran akan kirim pasukan ke Suriah. Foto/Tasmin
A A A
BEIRUT - Teheran akan mempertimbangkan pengerahan militer penuh untuk membantu Suriah jika pemerintah di Damaskus memintanya. Itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Komentar tersebut disampaikan selama wawancara yang diberikan Araghchi kepada outlet Al-Araby Al-Jadeed yang berbasis di Qatar dalam perjalanan pulang dari Türkiye pada Senin malam.

“Jika pemerintah Suriah meminta Iran untuk mengirim pasukan ke Suriah, kami akan mempertimbangkan permintaan tersebut,” kata Araghchi.

Teheran sedang mempersiapkan “serangkaian langkah untuk menenangkan situasi di Suriah dan menemukan peluang untuk mengajukan inisiatif demi solusi permanen,” tambahnya.

Militan afiliasi al-Qaeda Hayat Tahrir-al-Sham (HTS) dan kelompok Islam lainnya melancarkan serangan besar-besaran dari provinsi Idlib menuju Aleppo, Hama, dan Homs minggu lalu. Idlib telah berada di bawah perlindungan Turki sejak gencatan senjata dinegosiasikan dengan Rusia pada tahun 2020.

Baca Juga: 5 Negara BRICS yang Tidak Takut dengan Ancaman Donald Trump

Ekspansi kelompok teroris ini "dapat lebih merugikan negara-negara tetangga Suriah seperti Irak, Yordania, dan Turki daripada Iran," kata Araghchi kepada media Qatar tersebut.

Teheran bersedia untuk "berkonsultasi dan berdialog" dengan Ankara untuk menjembatani perbedaan mereka, kata Araghchi, tetapi mengatakan bahwa Iran menuntut penarikan pasukan Turki dari Suriah sebelum pertemuan apa pun antara presiden mereka dapat dilakukan. Menurut menteri luar negeri Iran, ini adalah permintaan yang "wajar".

Iran "khawatir tentang runtuhnya proses Astana di Suriah, karena tidak ada alternatif yang mudah untuk itu," menurut Araghchi. Ini merujuk pada kesepakatan yang ditandatangani pada tahun 2017 di ibu kota Kazakhstan, di mana pemerintah di Damaskus, Ankara, Teheran, dan Moskow berjanji untuk berupaya menyelesaikan konflik Suriah secara damai.

Araghchi juga mengatakan bahwa ia bermaksud mengunjungi Moskow untuk membahas situasi di Suriah.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Ankara mendukung "integritas teritorial dan persatuan nasional Suriah" tetapi bahwa mengakhiri konflik memerlukan "konsensus sesuai dengan tuntutan sah rakyat Suriah." Menteri luar negerinya, Hakan Fidan, mengatakan pada hari Senin bahwa permusuhan berlanjut karena Damaskus mengabaikan "tuntutan sah dari oposisi."

Sementara itu, Rusia telah menegaskan kembali dukungannya terhadap Presiden Suriah Bashar Assad dan pemerintah di Damaskus.

Pasukan ekspedisi Rusia, yang dikerahkan ke Suriah pada tahun 2015 untuk membantu Damaskus memerangi teroris Negara Islam (IS, juga dikenal sebagai ISIS), telah melakukan serangkaian serangan udara terhadap para jihadis yang menyerang untuk mendukung tentara Suriah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved