Israel Akan Copot Pengeras Suara untuk Azan di Masjid

Senin, 02 Desember 2024 - 16:19 WIB
loading...
Israel Akan Copot Pengeras...
Israel akan copot pengeras untuk azan di masjid-masjid. Foto/X/@dimitrilascaris
A A A
GAZA - Warga Palestina mengecam keputusan Menteri Keamanan Nasional Israel sayap kanan Itamar Ben-Gvir untuk menyita pengeras suara dari masjid-masjid di kota-kota Arab di Israel.

Menteri ekstremis itu membanggakan diri tentang penyitaan pengeras suara masjid, dengan mengklaim bahwa pengeras suara itu adalah "sumber gangguan."

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Dewan Nasional Palestina, badan pembuat keputusan tertinggi Palestina, mengecam keputusan itu sebagai "kejahatan" terhadap masjid. Ini adalah "serangan terang-terangan terhadap tempat-tempat suci dan praktik keagamaan, yang dijamin oleh hukum internasional dan kemanusiaan, dan upaya mencolok untuk mengakar rasisme," katanya.

"Praktik-praktik ini merupakan tindakan intimidasi terhadap pemilik tanah yang sebenarnya, yang ingin dipinggirkan dan diperlakukan sebagai minoritas oleh pemerintah pendudukan setelah secara paksa menggusur sebagian besar dari mereka dari rumah dan tanah mereka."

Kelompok perlawanan Palestina Hamas mengecam keputusan Ben-Gvir sebagai "kejahatan serius dan serangan terhadap kebebasan beribadah."

Baca Juga: Daftar 5 Negara BRICS yang Diancam Donald Trump, 3 di Antaranya Bersenjata Nuklir

Hamas meminta warga Palestina untuk "menolak keputusan kriminal ini dan mengambil tindakan untuk mencegah otoritas pendudukan merusak tempat-tempat suci dan praktik keagamaan kami."

Ia juga mendesak Liga Arab, Organisasi Kerja Sama Islam, dan organisasi internasional untuk "mengutuk kejahatan ini, mengambil langkah-langkah untuk menghentikan pelanggaran pendudukan terhadap rakyat kami, dan meminta pertanggungjawaban para pemimpin pendudukan atas kejahatan mereka terhadap tempat-tempat suci kami dan rakyat Palestina."

Ben-Gvir telah mengintensifkan retorikanya yang menghasut terhadap warga Palestina di tengah perang genosida Israel di Gaza, di mana lebih dari 44.400 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, telah tewas sejak 7 Oktober 2023.

Menteri ekstremis itu menganjurkan eksekusi tahanan Palestina untuk mengurangi kepadatan penjara, dengan menggambarkan hukuman mati sebagai "solusi parsial" untuk masalah tersebut.

Ben-Gvir juga menyerukan aneksasi penuh Tepi Barat yang diduduki dan pembangunan kembali permukiman Israel di Jalur Gaza.

Lebih jauh, ia menyatakan penentangan keras terhadap kesepakatan pertukaran sandera dengan faksi-faksi Palestina di Gaza, mengancam akan menarik diri dari koalisi pemerintah dan menggulingkannya jika kesepakatan semacam itu dibuat.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Menekraf Tegaskan AI...
Menekraf Tegaskan AI Hanya Asisten, Bukan Pengganti Kreator atau Musisi
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved