Apakah Kemenangan Trump pada Pemilu AS Termasuk Bersejarah atau Tidak?

Senin, 25 November 2024 - 14:10 WIB
loading...
A A A
Dari tujuh negara bagian medan pertempuran, lima juga menyelenggarakan pemilihan Senat dan satu menyelenggarakan kontes gubernur. Kandidat Republik memenangkan pemilihan Senat Pennsylvania, tetapi Demokrat memenangkan pemilihan Senat di Arizona, Michigan, Nevada, dan Wisconsin, dan kontes gubernur di North Carolina. Di North Carolina, Demokrat juga memenangkan pemilihan wakil gubernur, jaksa agung, sekretaris negara bagian, dan pengawas instruksi publik dan unggul tipis dalam pemilihan Mahkamah Agung negara bagian.

Saat beberapa pemilihan terakhir diumumkan, DPR AS siap untuk berakhir pada atau mendekati marginnya dari dua tahun sebelumnya, menghasilkan margin Republik yang sempit menurut standar historis. Di badan legislatif negara bagian, Partai Republik hanya memperoleh sedikit kendali di majelis, sementara Partai Demokrat membuat terobosan di badan legislatif lainnya.

"Kemenangan Trump solid dan meyakinkan," kata Barry Burden, seorang ilmuwan politik Universitas Wisconsin. Namun, "pemilu 2024 bukanlah dukungan umum bagi Partai Republik. Banyak kandidat Republik di bawah tidak tampil sebaik Trump."

Sejauh abad ini, pemilu tidak hanya ketat, tetapi juga berganti-ganti antara partai. Sejak tahun 2000, kendali kepresidenan, Senat, atau DPR telah berganti 16 kali dalam 13 siklus pemilihan.

Jika pola ini terus berlanjut, Demokrat dapat berada dalam posisi yang baik untuk pemilihan paruh waktu 2026 dan mungkin pemilihan presiden 2028.

"Para pemilih tidak senang dengan keadaan negara ini," kata Jack Pitney, seorang ilmuwan politik di Claremont McKenna College. "Kecuali Trump menciptakan perubahan mendadak dalam suasana nasional, Demokrat memiliki peluang bagus untuk pemilihan paruh waktu 2026 yang sukses."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved