Siapa Pam Bondi? Calon Jaksa Agung Kabinet Trump yang Penuh Kontroversi

Sabtu, 23 November 2024 - 19:05 WIB
loading...
A A A
Riwayat hidupnya berbeda dengan Gaetz, yang hanya memiliki sedikit pengalaman tradisional yang diharapkan dari seorang jaksa agung – sebuah posisi yang memegang kewenangan pengambilan keputusan besar atas kasus apa yang harus ditangani dan bagaimana mengarahkan penegakan hukum federal.

2. Memiliki Kekuasaan yang Besar

FBI; Badan Penegakan Narkoba (DEA); Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak; dan Dinas Marga AS semuanya bertanggung jawab kepada jaksa agung. Jaksa agung juga mengawasi jaksa federal regional, yang dikenal sebagai jaksa AS, di seluruh negeri.

“Dia jelas memenuhi syarat untuk posisi tersebut di atas kertas,” David Weinstein, mantan jaksa federal di Florida yang sekarang bekerja sebagai pengacara pembela, mengatakan kepada kantor berita Reuters.

“Dia menghabiskan hidupnya untuk menuntut kasus. Dia memiliki riwayat hidup, dibandingkan dengan calon sebelumnya.”

Baca Juga: Titik Tolak Perang Dunia III Bergantung pada Vladimir Putin

3. Pendukung Donald Trump sejak Lama

Ia menarik perhatian nasional dengan tampil di Fox News sebagai pembela Trump dan memiliki tempat berpidato yang terkenal di Konvensi Nasional Partai Republik 2016, di mana ia menjadi calon partai.

Selama pidatonya, beberapa orang di kerumunan mulai meneriakkan "Penjarakan dia" tentang saingan Demokrat Trump, Hillary Rodham Clinton. Bondi menanggapi: "'Penjarakan dia,' saya suka itu."

Setelah Trump memenangkan pemilihan, ia bertugas di tim transisinya sebelum juga menjadi anggota Komisi Penyalahgunaan Opioid dan Narkoba selama pemerintahan pertamanya.

Ia juga merupakan bagian dari tim pembela Trump selama persidangan pemakzulan pertamanya, di mana ia dituduh menekan Ukraina untuk melakukan penyelidikan korupsi terhadap saingannya, sekarang Presiden Joe Biden, dengan menahan bantuan militer ke negara itu.

4. Terjebak Skandal Lama

Bondi secara pribadi meminta sumbangan politik tahun 2013 dari Trump saat kantornya mempertimbangkan apakah akan bergabung dengan New York dalam menggugat atas tuduhan penipuan yang melibatkan Trump University, sebuah bisnis pengajaran nirlaba.

Trump Foundation menyumbangkan USD25.000 kepada komite aksi politik yang mendukungnya, yang berpotensi melanggar larangan federal terhadap badan amal yang membantu kandidat politik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
10 Pesepak Bola dengan...
10 Pesepak Bola dengan Kenaikan Followers Instagram Terbanyak Selama Piala Dunia 2026
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Berita Terkini
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved