Siapa Pam Bondi? Calon Jaksa Agung Kabinet Trump yang Penuh Kontroversi

Sabtu, 23 November 2024 - 19:05 WIB
loading...
A A A
Ketika sumbangan tersebut menjadi berita utama pada tahun 2016, Bondi membantah bahwa USD25.000 dari Trump terkait dengan keputusannya untuk tidak mengambil tindakan terhadap Trump University, dengan mengatakan bahwa kantornya telah mempublikasikan semua dokumen yang relevan.

Tim kampanye Trump mengaitkan kegagalan untuk mengungkapkan sumbangan tersebut dengan benar dengan "serangkaian kebetulan dan kesalahan yang tidak menguntungkan".

Yayasan amal yang dinamai Trump setuju untuk bubar pada tahun 2018 di bawah pengawasan pengadilan setelah gugatan hukum oleh jaksa agung New York yang menuduh Trump menyalahgunakan yayasan tersebut untuk memajukan kampanye presidennya tahun 2016 dan bisnisnya. Yayasan tersebut juga diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD2 juta.

Setelah pencalonan Bondi diumumkan pada hari Kamis, Citizens for Responsibility and Ethics in Washington, sebuah kelompok pengawas, meminta Komite Kehakiman Senat "untuk menyelidiki skandal Trump-Bondi secara menyeluruh".

5. Pembela Trump dalam Berbagai Kasus Hukum

Baru-baru ini, Bondi menjabat sebagai ketua Center for Litigation di America First Policy Institute, sebuah lembaga pemikir yang didirikan oleh mantan staf pemerintahan Trump untuk meletakkan dasar jika ia memenangkan masa jabatan kedua.

Ia telah menjadi kritikus vokal kasus pidana terhadap mantan presiden dan Jack Smith, penasihat khusus yang mengajukan tuntutan terhadap Trump atas upayanya untuk membatalkan hasil pemilu 2020 serta dugaan kesalahan penanganan dokumen rahasia.

Bondi merupakan salah satu dari sekelompok pengacara yang menyusun amicus brief untuk membela Trump dalam kasus dokumen rahasia, dengan mengklaim Smith telah ditunjuk secara tidak sah.

Dalam satu penampilan di radio, ia juga mengecam Smith dan jaksa penuntut lainnya yang telah mendakwa Trump sebagai orang-orang "mengerikan" yang ia tuduh mencoba membuat nama untuk diri mereka sendiri dengan "mengejar Donald Trump dan mempersenjatai sistem hukum kita".

Pada tahun 2020, ia juga menyebarkan "Kebohongan Besar" yang disebarkan oleh Trump dan sekutunya bahwa pemilu telah dicuri darinya. "Kami telah memenangkan Pennsylvania, dan kami ingin setiap suara dihitung dengan cara yang adil," kata Bondi saat itu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Berita Terkini
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved