Putin Teken Doktrin Nuklir Baru, Bos Mata-mata Rusia Warning Hukuman NATO
Kamis, 21 November 2024 - 10:58 WIB
loading...
A
A
A
"Upaya oleh sekutu NATO untuk berpartisipasi dalam menyediakan kemungkinan serangan jarak jauh dengan senjata Barat jauh ke wilayah Rusia tidak akan luput dari hukuman," kata bos mata-mata Rusia tersebut kepada majalah National Defence, yang dilansir Kamis (21/11/2024).
Washington tidak segera menanggapi peringatan Naryshkin, namun mengatakan bahwa pembaruan doktrin nuklir Rusia bukanlah sesuatu yang mengejutkan dan menolak lebih banyak retorika yang tidak bertanggung jawab dari Rusia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan pembaruan doktrin nuklir Rusia menunjukkan kurangnya minat pemimpin Kremlin terhadap perdamaian.
AS telah menutup kedutaannya di Kyiv pada hari Rabu karena informasi spesifik tentang potensi serangan udara yang signifikan dan memberi tahu warganya di Ukraina untuk bersiap segera mencari perlindungan.
Kremlin mengatakan tidak memberikan komentar atas penutupan kedutaan AS di Ukraina.
Naryshkin, yang mengepalai organisasi penerus utama Direktorat Utama Pertama KGB era Soviet, mengatakan bahwa elite Barat mulai lebih menyadari "keseriusan niat Rusia".
"Barat harus memahami perlunya menahan diri lebih besar dalam tindakan mereka agar tidak terlibat dalam konflik militer langsung dengan negara kita, yang dapat mengakibatkan konsekuensi bencana bagi mereka," paparnya.
Washington tidak segera menanggapi peringatan Naryshkin, namun mengatakan bahwa pembaruan doktrin nuklir Rusia bukanlah sesuatu yang mengejutkan dan menolak lebih banyak retorika yang tidak bertanggung jawab dari Rusia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan pembaruan doktrin nuklir Rusia menunjukkan kurangnya minat pemimpin Kremlin terhadap perdamaian.
AS telah menutup kedutaannya di Kyiv pada hari Rabu karena informasi spesifik tentang potensi serangan udara yang signifikan dan memberi tahu warganya di Ukraina untuk bersiap segera mencari perlindungan.
Kremlin mengatakan tidak memberikan komentar atas penutupan kedutaan AS di Ukraina.
Naryshkin, yang mengepalai organisasi penerus utama Direktorat Utama Pertama KGB era Soviet, mengatakan bahwa elite Barat mulai lebih menyadari "keseriusan niat Rusia".
"Barat harus memahami perlunya menahan diri lebih besar dalam tindakan mereka agar tidak terlibat dalam konflik militer langsung dengan negara kita, yang dapat mengakibatkan konsekuensi bencana bagi mereka," paparnya.
Lihat Juga :