Izin Penggunaan Rudal Jarak Jauh Jadi Warisan Perang bagi Trump, Berikut 4 Konsekuensinya

Senin, 18 November 2024 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Lampu Hijau Penggunaan ATACMS Akan Jadi Pengubah Arah Perang Ukraina dan Rusia

2. Drone Buatan Ukraina Lebih Murah dan Efektif

Ukraina berhasil menembus lebih dalam wilayah Rusia menggunakan pesawat nirawak yang diproduksi di dalam negeri dan lebih murah.

"Amerika Serikat telah setuju untuk membantu mendanai pengembangan perangkat ini, yang tampaknya telah menyebabkan kekacauan di sekitar bandara Moskow dan di seluruh infrastruktur energi Rusia," jelas Walsh.

3. Hanya Provokasi Saja

Izin untuk menggunakan rudal presisi AS untuk menyerang lebih dalam wilayah Rusia, seperti kedengarannya, cukup provokatif.

Memang benar bahwa Moskow saat ini cukup lemah secara militer, dan tidak mungkin mencari konflik penuh dengan NATO atau AS.

Namun pada titik tertentu, Kremlin akan berusaha memulihkan pencegahannya. Badan intelijen Moskow telah disalahkan atas sabotase terhadap target sipil di seluruh Eropa, termasuk laporan terkini bahwa paket peledak ditanam di pesawat kurir di dalam Eropa.

"Pemerintahan Biden benar dalam mempertimbangkan manfaat praktis dari serangan jarak jauh, dibandingkan dengan potensi kerusakan tambahan bagi warga sipil di negara-negara anggota NATO, jika Rusia merasa berkewajiban untuk membalas," jelas Walsh.

Jadi, itu bukan keputusan yang sederhana atau jelas seperti yang diklaim oleh beberapa pendukung di Kyiv. Tujuan yang lebih luas tampaknya adalah untuk membuat pemerintahan Biden lebih terlibat dalam permainan perang Ukraina – untuk benar-benar menanggalkan sarung tangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Ganas! Iran Gempur Markas...
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Rekomendasi
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Kabar Bahagia, Chelsea...
Kabar Bahagia, Chelsea Islan Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Infografis
Inggris Kirim Rudal...
Inggris Kirim Rudal Jelajah Jarak Jauh Storm Shadow ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved