Juru Bicara Hizbullah Tewas dalam Serangan Israel di Beirut

Minggu, 17 November 2024 - 20:48 WIB
loading...
Juru Bicara Hizbullah...
Mohammad Afif merupakan juru bicara Hizbullah yang tewas dibom Israel. Foto/X/@VividProwes
A A A
BEIRUT - Serangan udara Israel menarget juru bicara Hizbullah Mohammad Afif. Serangan tersebut diperkirakan akan meningkatkan eskalasi konflik Hizbullah dan Israel.

Mohammad Afif adalah “tokoh yang sangat terkenal di dunia media di Lebanon”.

Al Jazeera melaporkan serangan terhadap lingkungan Ras al-Nabaa dilakukan di dekat “jantung administratif” Beirut, bukan di pinggiran selatannya, tempat serangan biasanya terjadi.

Itu dekat dengan lingkungan Achrafieh dan Basta, yang dikenal sebagai lingkungan Kristen tanpa banyak kehadiran Hizbullah.

“Jelas, ini merupakan kelanjutan dari kebijakan Israel untuk mengejar tidak hanya sayap militer Hizbullah tetapi juga pejabat dalam sisi administratif organisasi,” demikian laporan Al Jazeera.

Pola ini tidak sesuai dengan narasi yang dijual Israel bahwa mereka hanya menargetkan para pejuang kelompok tersebut. Yang coba dilakukan Israel adalah melemahkan kemampuan kelompok itu di semua lini: ekonomi, sosial, politik, militer.

Baca Juga: Israel dan Hizbullah Gunakan Propaganda sebagai Taktik Perang, Berikut Buktinya

Mohammad Afif adalah pejabat Hizbullah yang terkenal; ia adalah salah satu orang utama di Hizbullah yang bertanggung jawab atas hubungan media. Ia juga merupakan penasihat mendiang Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah untuk urusan media.

Israel telah membunuh beberapa pejabat utama Hizbullah dalam beberapa minggu terakhir.

Terutama sejak pembunuhan Nasrallah, kita telah melihat Afif dalam berbagai proses dan juga memimpin tur jurnalis di pinggiran selatan. Ia dulu berperan penting dalam menyampaikan pesan media Hizbullah.

Di masa lalu, Afif adalah direktur jenderal TV al-Manar. Ia terkenal di Lebanon di kalangan jurnalis.

Mengingat fakta bahwa ia adalah pejabat hubungan media, ia dapat mengadakan pertemuan dengan semua jurnalis yang datang ke Lebanon. Siapa pun yang menggarap berita Hizbullah, kapan pun ada berita yang masuk

Dan Perry, mantan editor Timur Tengah kantor berita The Associated Press, mengatakan ia tidak terkejut dengan pembunuhan Mohammad Afif oleh Israel.

"Saya berasumsi itu disengaja," katanya kepada Al Jazeera dari Tel Aviv. "Posisi Israel...adalah posisi di mana mereka telah kehilangan kesabaran terhadap keberadaan Hizbullah."

Perry menambahkan bahwa ada dua narasi Israel yang saling bertentangan dalam hal perang di Lebanon.

"Yang satu mengatakan, apa pun yang Anda lakukan kepada kami, kami akan menang, jadilah teguh. Yang lain mengatakan, jika harus, kami akan menghancurkan semua yang ada yang berhubungan dengan Hizbullah," katanya. "Dan posisi Israel menurut saya tidak dapat dipertahankan, karena Hizbullah dikendalikan oleh entitas asing dan telah mengambil alih sebagian Lebanon.

“Siapa pun yang mereka tunjuk sebagai penggantinya, saya yakin akan menjadi sasaran lagi, karena posisi Israel adalah bahwa Hizbullah, sebagai aktor non-negara yang berlindung di perbatasannya dan menyerangnya, sama sekali tidak sah dari sudut pandang tatanan dunia.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Berita Terkini
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved