Inilah Daftar Tokoh AS yang Masuk Kabinet Donald Trump

Kamis, 14 November 2024 - 10:18 WIB
loading...
A A A
Gabbard bertugas dua kali di militer AS, di Irak dan Kuwait.

Pengabdiannya di militer membantu membentuk sebagian besar pandangan politiknya, dan dia memiliki beragam pandangan tentang kebijakan luar negeri.

Pada tahun 2020, ketika dia mencalonkan diri sebagai presiden di bawah Partai Demokrat, dia mengatakan dalam sebuah wawancara dengan PBS News bahwa jika terpilih menjadi panglima tertinggi, fokus utamanya adalah membalikkan banyak intervensi militer AS di seluruh dunia, termasuk di Timur Tengah.

Dia melakukan perjalanan ke Suriah pada tahun 2017 dalam misi pencarian fakta dan bertemu dengan Presiden Bashar al-Assad, yang sedang dikenai sanksi oleh AS.

"Apa pun pendapat Anda tentang Presiden Assad, faktanya dia adalah presiden Suriah," katanya dalam wawancara CNN setelah perjalanan tersebut.

"Agar perjanjian damai apa pun, agar kemungkinan perjanjian damai yang layak dapat terwujud, harus ada pembicaraan dengannya."

Dalam karier politiknya, Gabbard juga sangat dipuji oleh kelompok-kelompok yang menganut pandangan anti-Muslim, nasionalis Hindu, dan pro-Israel.

Selama bertahun-tahun, dia berpendapat bahwa "ideologi Islam radikal" memicu terorisme, topik pembicaraan umum sayap kanan. Dia mengkritik mantan Presiden Barack Obama karena tidak menggunakan frasa, "ekstremisme Islam".

"Dan ideologi Islamis inilah yang terus memicu serangan teroris di seluruh dunia dan menjadi dasar bagi apa yang disebut negara-negara 'Islam' seperti Pakistan, Turki, Iran, dan kebijakan diskriminatif Arab Saudi terhadap umat Kristen, Hindu, Buddha, Atheis, dan lain-lain," katanya pada tahun 2021.

Gabbard membantah bahwa dia Islamofobia.

4. Penasihat Keamanan Nasional: Mike Waltz


Dia adalah anggota Kongres Florida. Penunjukannya sebagai penasihat keamanan nasional oleh Trump tidak memerlukan konfirmasi Senat.

Waltz adalah seorang loyalis Trump sekaligus seorang yang agresif terhadap China.

Dia telah memuji pendekatan kebijakan luar negeri Trump dan merayakan mantan presiden tersebut sebagai "pengganggu" bagi pertahanan dan keamanan nasional saat ini.

Waltz juga seorang yang agresif terhadap Iran dan pendukung pro-Israel.

Sepanjang kariernya di Kongres, dia telah mendukung undang-undang yang bertujuan untuk memberi sanksi kepada Iran.

Dia juga mengatakan bahwa AS harus menghentikan Israel dari melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.

5. Direktur CIA: John Ratcliffe


Di era kepresidenan Trump yang pertama, Ratcliffe menjabat sebagai direktur intelijen nasional. Sekarang, dia dipilih Trump untuk mengepalai CIA.

Ratcliffe juga seorang tokoh agresif terhadap China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Dahsyatnya Gempa M7,8...
Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul
Rekomendasi
Visa Ditolak AS, Wasit...
Visa Ditolak AS, Wasit Somalia Omar Artan Panen Duit FIFA
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Berita Terkini
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved