Siapa Kristi Noem? Kandidat Menteri Keamanan Dalam Negeri Kabinet Donald Trump

Rabu, 13 November 2024 - 22:50 WIB
loading...
Siapa Kristi Noem? Kandidat...
Kristi Noem menjadi kandidat menteri keamanan dalam negeri dalam kabinet Donald Trump. Foto/X/@HANKonX
A A A
WASHINGTON - Dengan memilih Gubernur Dakota Selatan Kristi Noem sebagai menteri keamanan dalam negerinya, Presiden terpilih Donald Trump menunjuk seorang loyalis lama untuk memimpin sebuah badan yang diharapkan akan memainkan peran utama dalam tindakan kerasnya terhadap imigrasi.

Dia akan bekerja sama erat dengan dua orang garis keras imigrasi, wakil kepala staf kebijakan Stephen Miller dan "raja perbatasan" pemerintahan Tom Homan — keduanya merupakan pilihan awal yang mengisyaratkan Trump serius dengan janjinya untuk melakukan deportasi massal.

Siapa Kristi Noem? Kandidat Menteri Keamanan Dalam Negeri Kabinet Donald Trump

1. Gubernur South Dakota yang Menolak Kewajiban Menggunakan Masker

Noem, 52, adalah mantan legislator negara bagian dan anggota kongres empat periode yang terpilih sebagai gubernur South Dakota pada tahun 2018 dan terpilih kembali pada tahun 2022. Profilnya berkembang selama pandemi Covid-19, ketika dia menolak mandat masker dan menjaga jarak sosial.

Baca Juga: 4 Alasan Elon Musk Memiliki Pengaruh Kuat terhadap Pemerintahan Trump Mendatang

2. Pernah Menembak Anjing Keluarga

Namun, dia mungkin paling dikenal secara nasional karena kontroversi yang mengikuti publikasi kutipan memoarnya awal tahun ini, di mana dia mengungkapkan bahwa dia telah menembak dan membunuh seekor anjing keluarga, anjing jenis wirehair pointer berusia 14 bulan bernama Cricket, di lubang kerikil karena anjing itu "tidak dapat dilatih" dan "berbahaya bagi siapa pun yang bersentuhan dengannya."

Menghadapi reaksi keras, Noem membela tindakannya, menulis di X bahwa bukunya memiliki "lebih banyak cerita yang nyata, jujur, dan TIDAK benar secara politis yang akan membuat media terkesiap."

3. Pernah Bertemu dengan Kim Jong-un

Ia juga mencabut sebuah cerita dalam buku tersebut tentang pertemuan dengan diktator Korea Utara Kim Jong-un, yang menunjukkan bahwa pertemuan semacam itu tidak pernah terjadi.

Itu adalah bagian dari serangkaian cerita yang tidak menyenangkan yang tampaknya telah mengakhiri harapan bahwa Noem, yang imbang untuk pilihan pertama dalam jajak pendapat Februari di Konferensi Aksi Politik Konservatif di mana para peserta ditanya siapa yang mereka ingin Trump pilih sebagai pasangannya, akan menerima anggukan wakil presiden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Lewat Turnamen Catur,...
Lewat Turnamen Catur, Perindo Rangkul Potensi dan Minat Warga di Kabupaten Tegal
Kisah Dakwah Nabi Muhammad...
Kisah Dakwah Nabi Muhammad di Gua Tsur, Pelajaran Besar dari Hijrah ke Madinah
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Berita Terkini
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Infografis
Tunjangan Beasiswa LPDP...
Tunjangan Beasiswa LPDP Dalam Negeri Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved