Berapa Sumbangan Hizbullah untuk Palestina? Dari Uang Tunai hingga Memproduksi Rudal

Kamis, 14 November 2024 - 11:45 WIB
loading...
A A A
Namun, meskipun Lebanon telah menampung para pengungsi ini, mereka menghadapi diskriminasi sistemik – dan komunitas Palestina beserta para pemimpinnya terus-menerus hidup di bawah ancaman serangan Israel.

Sejak 1969, pasukan keamanan Lebanon telah dilarang memasuki kamp-kamp tersebut, dengan keamanan yang disediakan oleh beberapa faksi Palestina yang bersenjata.

Terkadang, kelompok-kelompok bersenjata ini saling bentrok, bersaing untuk mendapatkan pengaruh, kendali, dan dukungan dari komunitas Palestina.

Kamp-kamp pengungsi tetap menjadi tempat perekrutan bagi faksi-faksi bersenjata Palestina: pada awal Desember Hamas mengeluarkan seruan bagi orang-orang di kamp-kamp tersebut untuk bergabung dengan kelompok tersebut.

Berapa banyak pengungsi yang ada? Jumlah populasi yang akurat sulit diperoleh, dengan sensus Lebanon tahun 2017 melaporkan sekitar 170.000 pengungsi yang tinggal di kamp-kamp Lebanon, sementara UNRWA – badan PBB yang mendukung pengungsi Palestina – melaporkan lebih dari 270.000 warga Palestina tinggal di Lebanon.

Namun, sebanyak 475.000 warga Palestina terdaftar di UNRWA di Lebanon.

Kepadatan penduduk, kemiskinan, dan kurangnya pekerjaan menjadi ciri kamp-kamp tersebut.

Sebagian besar warga Palestina tidak dapat memperoleh kartu identitas yang diperlukan untuk mengakses sebagian besar pekerjaan atau layanan sosial. Sebaliknya, karena Lebanon berupaya mempertahankan keseimbangan sektariannya yang rapuh, mereka harus bergantung pada UNRWA untuk menyediakan banyak kebutuhan hidup sehari-hari.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Berita Terkini
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved