Militer Korea Selatan Tuduh Korea Utara Ganggu Sinyal GPS

Rabu, 13 November 2024 - 00:01 WIB
loading...
Militer Korea Selatan...
Tentara Korsel menggelar latihan militer. Foto/anadolu
A A A
SEOUL - Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan (Korsel) menuduh Korea Utara (Korut) pada hari Selasa (12/11/2024) mengganggu sinyal GPS-nya selama lima hari berturut-turut.

Menurut Korsel, tindakan Korut memengaruhi navigasi maritim dan pesawat sipil.

"Pengacauan sinyal GPS terjadi di beberapa daerah hari ini ... Terjadi di pulau-pulau perbatasan barat, yang melibatkan sinyal lemah pada dini hari," ungkap juru bicara JCS Lee Sung-jun dikutip kantor berita Yonhap.

Korea Utara dilaporkan telah melakukan "serangan pengacauan GPS" terhadap Korea Selatan sejak Jumat, dalam apa yang diyakini sebagai bagian dari latihan anti-drone Korea Utara yang sedang berlangsung.

Serangan pengacauan dilaporkan pekan lalu di wilayah Hezhu dan Kaesong di utara Korea Selatan.

Militer Korea Selatan meminta Pyongyang untuk "segera menghentikan" serangan tersebut dan memperingatkannya tentang akibatnya.

Korea Utara terakhir kali mencoba mengacaukan sinyal GPS di perairan Korea Selatan di Laut Kuning selama beberapa hari dari akhir Mei hingga awal Juni.

Baca juga: Serangan 100 Roket Hizbullah Porak-porandakan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian : Siapa yang Paling Berhak Menurut Syariat?
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Berita Terkini
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved