Putin: Barat Ceroboh karena Serukan Kekalahan Rusia Pemilik Nuklir Terbesar di Dunia

Jum'at, 08 November 2024 - 08:04 WIB
loading...
Putin: Barat Ceroboh...
Presiden Vladimir Putin sebut negara-negara Barat sudah ceroboh dengan menyerukan kekalahan strategis pada Rusia yang memiliki senjata nuklir terbesar di dunia. Foto/Sputnik
A A A
SOCHI - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negara-negara Barat menunjukkan kecerobohannya dengan menyerukan kekalahan strategis pada Moskow yang memiliki senjata nuklir terbesar di dunia.

Menurut Putin, yang berbicara di forum Valdai International Discussion Club di Sochi pada Kamis, dunia sedang berada di ambang bencana.

Pemimpin Kremlin tersebut lebih lanjut mengkritik Amerika Serikat (AS) dan sekutunya yang sudah gegabah dalam upaya mereka untuk mempertahankan dominasi global karena tidak seorang pun dapat memastikan bahwa senjata nuklir tidak akan digunakan di masa mendatang.

Baca Juga: NATO Tahu Ukraina Kalah Perang Melawan Rusia, AS Bakal Kehilangan Muka

"Seruan oleh negara-negara Barat untuk menimbulkan kekalahan strategis pada Rusia, yang memiliki persenjataan nuklir terbesar, menunjukkan kecerobohan politisi Barat yang melampaui batas," kata Putin, mengacu pada sikap yang diambil beberapa pemimpin Barat terhadap perang Moskow-Kyiv, di mana AS dan sekutunya telah secara aktif mendukung Ukraina.

“Keyakinan buta terhadap impunitas dan keistimewaan mereka sendiri dapat menyebabkan tragedi global,” imbuh Presiden Rusia tersebut.

Menurut Putin, “hegemoni lama” yang terbiasa menguasai dunia masih berusaha memaksakan kehendak mereka pada seluruh umat manusia.

“Upaya untuk mempertahankan kekuasaan mereka yang sulit dipahami melalui penggunaan kekuatan hanya akan menyebabkan ketidakstabilan global, meningkatnya ketegangan, korban jiwa, dan kehancuran,” papar Putin, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (8/11/2024).

"Umat manusia sudah memiliki senjata yang dapat memastikan kehancuran bersama, dengan jumlah kekuatan nuklir yang terus bertambah," lanjut Putin.

“Tidak seorang pun dapat menjamin bahwa [senjata-senjata itu] tidak akan digunakan jika ketegangan meningkat secara eksponensial dan semua landasan moral dan hukum hubungan internasional hancur," tegasnya.

Sementara itu, pada hari yang sama, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa militer Moskow telah memuat salah satu rudal balistik antarbenua (ICBM) yang dapat dipersenjatai dengan hulu ledak nuklir ke lokasi peluncuran di sebuah pangkalan rudal di Rusia Barat.

"Pasukan Rusia menghabiskan beberapa jam untuk memuat ICBM Yars ke dalam silo di pangkalan rudal Kozelsk di wilayah Kaluga di barat daya ibu kota," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Rusia hingga saat ini tercatat memiliki senjata nuklir terbesar di dunia, tepat di atas AS. Jika digabungkan, Moskow dan Washington memiliki sebagian besar stok senjata nuklir dunia.

Para pakar memperkirakan bahwa ada lebih dari 12.000 hulu ledak nuklir di seluruh dunia, dengan sekitar tiga perempat dari hulu ledak ini dapat digunakan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved