Hizbullah Umumkan Rudal Baru dengan Mengebom Pangkalan Militer Israel Dekat Tel Aviv
Jum'at, 08 November 2024 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Sementara negara penjajah itu tidak mengomentari pengumuman Hizbullah tentang pengeboman pangkalan Tzrifin, militer Israel mengatakan sebelumnya, "Setelah sirene peringatan yang diaktifkan beberapa saat lalu di wilayah Tel Aviv yang lebih luas, satu rudal yang diluncurkan dari wilayah Lebanon berhasil dicegat."
Israel dan Hizbullah telah terlibat dalam baku tembak lintas batas selama beberapa tahun, dan bahkan lebih dari itu sejak Oktober tahun lalu, ketika Israel melancarkan serangan militernya terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Genosida oleh Israel di Gaza telah menewaskan 44.000 warga Palestina, terutama wanita dan anak-anak, dan melukai 103.000 warga lainnya.
Diperkirakan 11.000 orang hilang, diduga tewas, di bawah reruntuhan rumah mereka dan infrastruktur sipil lainnya yang dihancurkan oleh Israel.
Hizbullah bersikeras mereka menargetkan pangkalan militer di negara kolonial itu sebagai bentuk solidaritas dengan warga Palestina.
Namun, sejak 23 September, Israel telah memperluas aksi genosidanya di sebagian besar Lebanon, termasuk ibu kota Beirut, dengan serangan udara, serta invasi darat di selatan.
Israel dan Hizbullah telah terlibat dalam baku tembak lintas batas selama beberapa tahun, dan bahkan lebih dari itu sejak Oktober tahun lalu, ketika Israel melancarkan serangan militernya terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Genosida oleh Israel di Gaza telah menewaskan 44.000 warga Palestina, terutama wanita dan anak-anak, dan melukai 103.000 warga lainnya.
Diperkirakan 11.000 orang hilang, diduga tewas, di bawah reruntuhan rumah mereka dan infrastruktur sipil lainnya yang dihancurkan oleh Israel.
Hizbullah bersikeras mereka menargetkan pangkalan militer di negara kolonial itu sebagai bentuk solidaritas dengan warga Palestina.
Namun, sejak 23 September, Israel telah memperluas aksi genosidanya di sebagian besar Lebanon, termasuk ibu kota Beirut, dengan serangan udara, serta invasi darat di selatan.
Lihat Juga :