Biden Bergegas Kirim Bantuan Militer Rp94 Triliun ke Ukraina sebelum Trump Dilantik

Kamis, 07 November 2024 - 16:15 WIB
loading...
Biden Bergegas Kirim...
Presiden AS Joe Biden. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang akan lengser berencana segera memberikan sisa bantuan militer ke Ukraina senilai lebih dari USD6 miliar (Rp94 triliun) sebelum pelantikan Presiden terpilih Donald Trump.

Masalah bagi Pemerintah Biden adalah biasanya butuh waktu berbulan-bulan untuk mengirimkan amunisi dan peralatan ke Ukraina setelah mengumumkan paket bantuan, yang berarti bantuan terakhir tidak mungkin mencapai Ukraina sebelum Trump kembali ke Gedung Putih, menurut dua pejabat pemerintahan.

Trump memenangkan masa jabatan kedua sebagai presiden Amerika Serikat dalam pemilu 2024. Ini menandai kebangkitan bersejarah bagi Republikan yang kalah dalam pemilihan presiden AS 2020 dari Presiden Biden yang akan lengser.

Rencana Biden tersebut didorong kekhawatiran bahwa Trump, yang telah mengkritik dukungan dermawan Biden untuk Kiev, dapat menghentikan atau secara signifikan mengurangi bantuan yang didanai pembayar pajak AS, seperti yang dilaporkan sumber yang berbicara kepada Reuters dan Politico pada Rabu (6/11/2024).

"Pemerintah berencana untuk terus maju... untuk menempatkan Ukraina pada posisi sekuat mungkin," ungkap seorang pejabat senior kepada Reuters dengan syarat anonim.

Politico menggambarkan rencana tersebut sebagai "satu-satunya pilihan" untuk mempertahankan aliran senjata ke Ukraina, meskipun sumbernya mengakui adanya tantangan yang "sangat besar".

Pejabat AS khawatir meskipun Biden menyetujui bantuan baru, Pentagon mungkin memerlukan waktu berbulan-bulan untuk benar-benar mengirimkan amunisi dan peralatan ke Ukraina, dan panglima tertinggi berikutnya dapat menghentikan pengiriman kapan saja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved