Bayi Kuda Nil Thailand Moo Deng Ramal Donald Trump Menangi Pilpres AS

Selasa, 05 November 2024 - 20:15 WIB
loading...
Bayi Kuda Nil Thailand...
Bayi kuda nil Thailand Moo Deng ramal Donald Trump menangi pilpres AS. Foto/X/@KhaosodEnglish
A A A
BANGKOK - Jajak pendapat menempatkan pemilu Amerika Serikat (AS) di ujung tanduk, tetapi saat warga Negeri Paman Sam memberikan suara, bayi kuda nil superstar Thailand Moo Deng meramalkan mantan presiden Donald Trump akan kembali menduduki Gedung Putih dengan memenangi pemilu presiden AS.

Hewan itu menggemparkan internet dengan kejenakaannya yang menggemaskan di Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow, dengan cepat menjadi bahan utama meme media sosial dan menginspirasi banyak barang dagangan.

Sekarang Moo Deng, yang namanya berarti “babi yang kenyal,” telah meramalkan kemenangan kembali bagi Republikan atas Demokrat Kamala Harris.

Disodori dua piring buah berukir, masing-masing dihiasi dengan salah satu nama kandidat, kuda nil kerdil berusia empat bulan itu memilih Trump, dalam video yang diunggah daring oleh kebun binatang tersebut.

Moo Deng terbukti sangat populer di Amerika Serikat, di mana komedian Bown Yang memerankannya dalam sandiwara komedi "Saturday Night Live".

Baca Juga: Pilpres AS 2024, Trump Sesumbar Akan Raih Kemenangan Terbesar dalam Sejarah

Ia juga mengalahkan Trump dan Harris dalam jajak pendapat presiden tidak resmi yang diselenggarakan oleh "The Tonight Show," dengan perolehan 93 persen suara.

Meskipun keterampilan meramal kuda nil sebagian besar belum teruji, hewan lain telah meraih ketenaran global karena meramalkan hasil berbagai peristiwa dunia, terutama Paul si Gurita yang legendaris.

Cephalopoda peramal itu melejit menjadi bintang global dengan meramalkan delapan pertandingan Piala Dunia 2010 dari akuariumnya di Jerman.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved