Apa yang Bisa Diharapkan Jika Donald Trump Kembali Berkuasa?

Minggu, 03 November 2024 - 14:22 WIB
loading...
A A A
"Jadi, ini akan lebih merupakan hubungan transaksional daripada kebijakan AS yang matang.

"Komplikasinya di sini adalah bahwa sangat kecil kemungkinan, setidaknya secara publik, bahwa negara-negara Teluk akan bergerak menuju normalisasi dengan Israel selama perang Gaza dan Lebanon terus berlanjut."

Selama masa jabatan presiden Trump, serangkaian perjanjian normalisasi bersama, yang dikenal sebagai Abraham Accords, ditandatangani pada tahun 2020 antara Israel, UEA, dan Bahrain.

Upacara penandatanganan diselenggarakan oleh Trump di Gedung Putih, yang menampilkan pementasan rumit yang dirancang untuk membangkitkan penandatanganan perjanjian perdamaian bersejarah dari pemerintahan sebelumnya.

Dinamika AS-Iran bergantung pada berbagai faktor, terutama apa yang terjadi di dalam Iran, katanya, seraya menambahkan bahwa jika garis keras memperoleh kekuasaan, itu dapat mengarah pada sikap yang lebih konfrontatif terhadap AS.

"Itu tergantung pada apa yang dilakukan aktor yang dipimpin Iran. Saya tidak hanya berbicara tentang Hamas dan Hizbullah sebagai sekutu.

"Kita berbicara tentang milisi yang dipimpin Iran di Suriah dan Irak, apakah mereka memutuskan untuk meningkatkan tekanan pada personel dan pangkalan Amerika," katanya.

Lucas mengatakan masalahnya adalah bahwa dalam skenario mana pun, Anda tidak dapat memprediksi bagaimana Trump akan berperilaku, sehingga semakin sulit untuk menahan eskalasi apa pun di kawasan tersebut.

5. Ukraina Tidak Jadi Prioritas Trump

Mengenai bantuan AS ke Ukraina dalam perangnya melawan Rusia, Trump akan memangkas bantuan ekonomi dan militer, tegas Lucas, seraya menambahkan bahwa ia kemungkinan akan menjauhkan Washington dari Kyiv, membuatnya bergantung pada pihak lain, termasuk UE, lembaga internasional, dan negara-negara tertentu seperti Kanada, Australia, dan Jepang.

"Apakah itu akan memaksa Ukraina ke meja perundingan dan menyerahkan 25% wilayahnya yang dikuasai Rusia, kita lihat saja nanti.

"Tetapi itu tentu saja akan membuat Ukraina semakin sulit untuk mempertahankan perlawanan terhadap invasi Rusia itu," katanya.

Pada bulan Juni, Trump mengkritik Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, menyebutnya "penjual terhebat sepanjang masa" atas upaya Kyiv untuk mendapatkan dukungan AS dalam pertahanannya terhadap agresi Rusia.

"Dia baru saja pergi empat hari lalu dengan $60 miliar, dan saat dia pulang dia mengumumkan bahwa dia membutuhkan $60 miliar lagi. Itu tidak akan pernah berakhir," kata Trump.

"Saya akan menyelesaikan ini sebelum menjabat sebagai presiden terpilih," tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Perang Meluas! Militer...
Perang Meluas! Militer Ukraina Serang 2 Kapal Iran di Laut Kaspia, 1 Orang Tewas
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Sukses Digelar, DChamp...
Sukses Digelar, D'Champ Charity Golf Tournament 2026 Salurkan Donasi untuk Atlet Muda dan Pesantren
Golfphoria 2026: Turnamen...
Golfphoria 2026: Turnamen Golf Rasa Festival di Bali International Golf, Makin Meriah dan Siap Cetak Rekor Dunia
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved