4 Kebijakan Jika Kamala Harris Memenangkan Pemilu Presiden AS

Minggu, 03 November 2024 - 15:10 WIB
loading...
A A A
Nimer yakin Harris kemungkinan akan menjalankan kebijakan luar negeri yang sama di Gaza seperti Biden, terutama jika Israel berhasil menekan kelompok perlawanan Palestina, sesuatu yang tidak dapat dilakukannya meskipun serangan terus-menerus yang telah merenggut puluhan ribu nyawa warga Palestina.

"Sejarah memberi tahu kita bahwa penjajah mundur ketika orang-orang yang dijajah menerima pukulan tetapi terbukti mampu mempertahankan perjuangan mereka," katanya.

"Jadi, jika Harris mendorong solusi dua negara, itu bukan karena dia mengadopsi nilai-nilai dan definisi baru tentang kepentingan nasional, tetapi karena elit keamanan di negara ini akan menyimpulkan bahwa pendudukan Israel akan gagal dan telah menjadi beban bagi AS."

"Dengan kata lain, bagaimana perang berlangsung akan menjadi faktor yang lebih besar." Nimer menekankan bahwa memulihkan pencegahan Israel di kawasan itu akan tetap menjadi prioritas AS. Jika upaya ini gagal, AS — baik di bawah Harris atau kepemimpinan lainnya — tidak akan punya alternatif selain mengubah pendekatannya, imbuhnya.

"Akankah AS malah mengadopsi kebijakan perubahan rezim di Iran? Ini tergantung pada bagaimana tantangan terhadap dominasi globalnya digulirkan." Jika AS terbukti tidak mampu mengamankan hasil yang menguntungkan bagi dirinya sendiri, perang regional tidak mungkin terjadi, kata Nimer.

"Jika AS mengalahkan pesaing, menyebabkan Rusia mundur dan merusak aspirasi kekuatan besar China, AS mungkin merasa cukup percaya diri untuk mendukung Israel yang lebih agresif." Ia menyatakan bahwa Washington saat ini tidak ingin situasi meningkat baik menjelang pemilihan maupun setelahnya.

Baca Juga: AS Kerahkan Bomber B-1B ke Semenanjung Korea setelah Korut Tembakkan ICBM Hwasong-19

3. Terus Membela Ukraina

Dalam konflik lain yang telah lama menjadi fokus AS, Harris telah menyuarakan kecaman keras atas perang Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina, mendorong dukungan berkelanjutan untuk Kyiv dan kemungkinan akan mempertahankan dukungan Biden terhadap negara tersebut, menurut Calabrese.

Nimer setuju bahwa Harris kemungkinan akan melanjutkan arah kebijakan perang Rusia-Ukraina saat ini.

"Jika tingkat dukungan saat ini untuk Ukraina membawa manfaat yang terbukti, ada kemungkinan lebih banyak dukungan akan datang — dan sebaliknya," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved