Ini 2 Penantang Terkuat Jet Tempur F-35 Amerika Serikat, Salah Satunya Buatan Negara Asia

Sabtu, 02 November 2024 - 17:05 WIB
loading...
Ini 2 Penantang Terkuat...
F-35 menjadi pesawat andalan AS dalam beberapa tahun ke depan. Foto/https:/www.af.mil/
A A A
WASHINGTON - Jet tempur F-35 buatan Amerika Serikat dianggap sebagai salah satu pesawat tempur paling canggih di era sekarang. Keberadaannya sendiri tak hanya dibanggakan AS, tetapi juga menjadi ‘patokan’ bagi negara-negara lain untuk ikut mengembangkan jet tempur modern serupa.

Sebagai jet tempur generasi kelima, F-35 tak hanya dikenal karena kemampuan silumannya yang mumpuni. Jet tempur ini punya komputasi yang canggih, jangkauan senjata luas hingga sistem misi dan sensor jarak jauh beresolusi tinggi.

Berkaca pada statusnya, media Barat sering menyebutnya sebagai "komputer terbang" karena kinerja canggihnya yang benar-benar mengagumkan. Meski bisa dibilang belum ada jet tempur lain yang sepadan dengan F-35, terdapat beberapa penantang terkuat yang setidaknya bisa menjadi lawan tangguh. Siapa saja?

Penantang Terkuat Jet Tempur F-35 Amerika Serikat

1. Su-57

Sebagaimana F-35 AS, Rusia mengklaim Su-57 sebagai jet tempur generasi kelima. Keduanya menjadi gambaran kemajuan teknologi penerbangan di era sekarang.

Rusia sangat membanggakan kemampuan siluman dari Su-57. Dirancang sebagai pengganti MiG-29 dan Su-27 yang dirasa sudah menua, jet tempur multi peran ini diandalkan Moskow sebagai penghancur target strategis, baik untuk serangan darat hingga udara.

Pada dapur pacunya, Su-57 membawa mesin ganda dari Izdeliye 117 atau AL-41F1 augmented turbofans. Komponen tersebut membuatnya mampu mencapai kecepatan hingga Mach 2 tanpa afterburner dan jangkauan hingga 3.500 km dengan kecepatan subsonik.

Su-57 juga dibekali banyak fitur canggih, termasuk teknologi siluman yang memungkinkannya menipu radar musuh. Selain itu, ada pula kontrol vektor dorong 3D yang memberinya kemampuan manuver lebih tinggi hingga komponen suite komunikasi yang sudah dimodernisasi oleh Polyot Research and Production Enterprise.

Beralih ke senjata, Su-57 punya dua ruang senjata internal besar yang dipasang di antara mesin. Menurut MilitaryToday, ada juga ruang samping yang digunakan untuk menyimpan rudal udara-ke-udara jarak pendek.

Bersama bobot maksimal 7.500 kg, persenjataan rudal yang dibawa cukup bervariasi. Di antaranya rudal udara-ke-udara R-74M dan R-77M (Adder), rudal udara-ke-permukaan Kh-38M, rudal anti-kapal Kh-31AD dan Kh-35U hingga rudal anti-radiasi Kh-31PD.

Kemudian, Su-57 juga dilengkapi dengan meriam laras tunggal kaliber 30 mm. Senjata ini memiliki laju tembakan 1.500 peluru per menit.

Baca Juga: Korea Utara Akan Dukung Rusia hingga Tercapai Kemenangan di Ukraina

2. Chengdu J-20

Chengdu J-20 merupakan jet tempur siluman canggih buatan China. Berjuluk ‘Mighty Dragon’, jet ini pertama kali diperkenalkan pada Maret 2017.

J-20 diproduksi oleh Chengdu Aircraft Industry Group. Dirancang bersama mesin Shenyang WS-10B, jet tempur generasi kelima ini punya jangkauan tempuh mencapai 5.926 km

Kemudian, J-20 juga disebutkan mampu mencapai kecepatan maksimum 2.468 km per jam. NationalInterest menggambarkan kemampuan itu sebagai satu-satunya kelebihan J-20 dari F-35.

Pada persenjataan, J-20 dapat meluncurkan rudal jarak pendek, menengah, dan jauh. Jet tempur ini juga bisa melakukan serangan darat atau mengambil peran superioritas udara dengan fitur kendali vektor dorong dan rasio berat yang tinggi.

Meski belum mampu menyamai F-35, kemampuan siluman J-20 masih terbilang menakjubkan untuk jet tempur di era sekarang. China bahkan cukup percaya diri bahwa J-20 dapat menerobos dan menyerang pesawat musuh yang berada dalam radarnya.

Itulah dua penantang terkuat dari jet tempur F-35 Amerika Serikat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Riri Riza Soroti Vonis...
Riri Riza Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Singgung Dissenting Opinion Hakim
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Hary Tanoesoedibjo Harap...
Hary Tanoesoedibjo Harap Atlet Maksimalkan Kemampuan di IIO 2026
Berita Terkini
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved