Viral Legenda Tinju Muhammad Ali Salat Diimami Pemimpin Hizbullah Sheikh Naim Qassem

Jum'at, 01 November 2024 - 17:01 WIB
loading...
A A A
Solidaritas dengan perjuangan Palestina juga merupakan sesuatu yang sangat menyentuh hati Muhammad Ali.

Sang legenda itu mengunjungi Beirut, termasuk Dahieh, pada tahun 1985 sebagai bagian dari misi kemanusiaan untuk merundingkan pembebasan sandera Amerika Serikat dan Arab Saudi, memanfaatkan ketenaran dan pengaruhnya di seluruh dunia untuk menjadi perantara perdamaian dan menunjukkan solidaritas dengan mereka yang terkena dampak Perang Saudara Lebanon yang menghancurkan.

Juara kelas berat dunia tiga kali itu sangat berkomitmen pada keadilan sosial dan sering melibatkan dirinya dalam berbagai tujuan politik, termasuk solidaritas Palestina dan advokasi kemanusiaan, yang memotivasi kunjungannya ke tempat yang pada saat itu digambarkan sebagai "kota paling berbahaya di dunia".

Dalam kunjungan sebelumnya ke Beirut pada tahun 1974, sebagai bagian dari tur Timur Tengah, Ali mengatakan, "Amerika Serikat adalah benteng Zionisme dan imperialisme."

Dalam perjalanannya berikutnya, dia menyatakan, "Saya menyatakan dukungan terhadap perjuangan Palestina untuk membebaskan tanah air mereka dan mengusir penjajah Zionis."

Kunjungan ke Beirut pada bulan Februari 1985 dimasukkan dalam kronologi kemanusiaan situs web Muhammad Ali Centre, yang menyatakan, "Muhammad Ali menegosiasikan pembebasan empat sandera warga negara AS dan seorang sandera Arab Saudi yang ditawan oleh penculik tak dikenal di Beirut Barat, Lebanon, atas nama pemerintahan Reagan. Hizbullah telah mengumumkan keberadaannya dengan manifesto yang menyatakan tujuannya untuk melenyapkan Israel. Saat berada di Lebanon, Ali menghadiri salat di satu masjid di Beirut.”

Masjid yang dimaksud adalah Masjid Imam Ali Reda, di daerah Bir Al-Abed, Dahieh. Hanya sebulan kemudian, satu bom mobil meledak di luar masjid, menewaskan 45 orang dan melukai 175 orang.

Pengeboman itu terkait dengan CIA. Dalam pertunjukan koeksistensi sektarian Muslim, Ali dan delegasinya bergabung dalam salat berjamaah yang diikuti oleh para penganut Sunni dan Syiah, yang diimami oleh Sheikh Qassem yang lebih muda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
5 Cara Keji Israel Membunuh...
5 Cara Keji Israel Membunuh Pemimpin Hamas dan Hizbullah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved