Bos JP Morgan: Perang Dunia III Telah Dimulai!

Kamis, 31 Oktober 2024 - 12:21 WIB
loading...
A A A
"Ada perang regional terbatas yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Kita tidak mampu menanggung perang regional terbatas lainnya di Asia. Mengapa? Karena itu akan menjadi masalah global bagi kita semua," paparnya.

Diktator Sedang Bergerak


Presiden China Xi Jinping mengatakan kepada pasukan Pasukan Roket yang dilengkapi senjata nuklir awal bulan ini bahwa mereka harus "secara komprehensif memperkuat pelatihan dan persiapan untuk perang".

Baca Juga: Apakah Indonesia Dapat Terseret Perang Dunia III? Ini Penjelasannya

Instruksinya datang beberapa hari setelah pasukan Beijing menggelar demonstrasi militer skala besar di sekitar Taiwan. Jet tempur, pesawat nirawak, kapal perang, dan kapal Coast Guard mengepung pulau itu untuk keempat kalinya dalam dua tahun terakhir.

Partai Komunis China mengatakan pulau demokrasi independen berpenduduk 23 juta orang itu adalah haknya, dan menentang keras semua bentuk kemerdekaan.

Beijing menolak untuk mengesampingkan kemungkinan menggunakan kekuatan untuk mencaplok sisa pertahanan terakhir terhadap revolusi 1949.

Beberapa hari sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin sekali lagi menyampaikan kesediaannya untuk menggunakan senjata nuklir.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan bahwa Barat "mencari masalah" dengan mempertimbangkan permintaan Ukraina untuk menggunakan rudal jarak jauh mereka guna menyerang jauh di dalam wilayah Rusia.

“Kami kini menegaskan sekali lagi bahwa bermain api—dan mereka seperti anak kecil yang bermain korek api—adalah hal yang sangat berbahaya bagi paman dan bibi dewasa yang dipercayakan dengan senjata nuklir di satu atau beberapa negara ketiga,” kata Lavrov.

“Orang Amerika dengan tegas mengaitkan percakapan tentang Perang Dunia III sebagai sesuatu yang, amit-amit, jika itu terjadi, akan memengaruhi Eropa secara eksklusif.”

Sementara itu, Rusia terus meningkatkan penggunaan pesawat nirawak dan rudal jarak jauh yang dipasok oleh Korea Utara dan Iran karena persediaannya sendiri berkurang.

“Kami tidak pernah mengalami situasi di mana seseorang mengancam pemerasan nuklir,” kata Dimon, merujuk pada Putin.

“Itu: ‘Jika militer Anda mulai menang, kami akan meluncurkan senjata nuklir’. Jika itu tidak membuat Anda takut, itu seharusnya membuat Anda takut.”

Poros Otoriter Mulai Bergerak


Minggu lalu, Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih mengonfirmasi telah mengamati keberadaan sekitar 3.000 pasukan khusus Korea Utara di dalam Rusia.

Pentagon menambahkan bahwa mereka yakin hingga 10.000 tentara Korea Utara sedang dimobilisasi, dengan unit-unit sudah dalam perjalanan ke garis depan Ukraina.

“Penempatan besar pasukan Korea Utara di Rusia merupakan fase baru yang meresahkan dalam perang Rusia-Ukraina sekaligus membawa implikasi yang lebih dalam bagi politik global,” kata analis Brookings Institution Andrew Yeo dan Hanna Foreman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Berita Terkini
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved