Rusia Warning AS: Tinggalkan Ambisi Dominasi Dunia atau Perang Total!

Selasa, 22 Oktober 2024 - 09:16 WIB
loading...
A A A
Peringatan tersebut muncul dalam posting Telegram Medvedev dalam konteks KTT BRICS di kota Kazan, Rusia, yang akan dimulai pada hari Selasa (22/10/2024).

Medvedev berpendapat bahwa dunia membutuhkan keseimbangan kekuatan, bukan kekuatan yang dominan, yang berarti harus ada penyeimbang penuh terhadap AS, seperti pada masa Uni Soviet.

Menurutnya, perkembangan BRICS sebagai kekuatan global, serta pertumbuhan serikat regional serupa dan pengembangan hubungan yang komprehensif dengan negara-negara di belahan bumi selatan, merupakan tanda-tanda bahwa keseimbangan semacam itu sudah terbentuk.

"Bagaimanapun, alternatif untuk keseimbangan kekuatan semacam itu adalah perang total yang mengarah pada pemusnahan total umat manusia," imbuh sekutu Presiden Vladimir Putin tersebut, seperti dikutip Russia Today.

"Dunia tanpa keseimbangan dalam kondisi saat ini tidak akan bertahan bahkan satu dekade. Jika Barat tidak menyadari kebenaran sederhana ini, maka itu adalah akhir bagi semua orang. Dan ini bukanlah situasi di mana kematian sebagian orang akan berarti kemenangan bagi yang lain," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
Caplok Tanah Palestina,...
Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun
Rekomendasi
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Menhut Dinilai Punya...
Menhut Dinilai Punya Peran Sentral dalam Menjaga Kredibilitas Karbon Hutan
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Berita Terkini
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved