Israel Bunuh Bos Hamas Yahya Sinwar, Opini Publik Arab Terpecah

Minggu, 20 Oktober 2024 - 05:49 WIB
loading...
A A A
Shaalan mencirikan Sinwar sebagai “bukan komandan lapangan yang berpengalaman”. “Dia melakukan kesalahan besar yang akhirnya menyebabkan kematiannya,” katanya.

“Sekarang bola ada di tangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu,” lanjut Shaalan. “Komandan lapangan Hamas terakhir telah tewas, dan Netanyahu memiliki dua pilihan: menyatakan kemenangan dan menghentikan perang, terutama karena kami memperkirakan masalah penyanderaan akan segera berakhir, atau melanjutkan pertempuran, yang kemudian akan menjadi masa sulit bagi Netanyahu di hadapan masyarakat internasional.”

Ilmuwan politik Kuwait Khaled Obaid, di sisi lain, menggambarkan Sinwar sebagai seorang martir dan pahlawan.

“Dari sudut pandang saya, Sinwar adalah pejuang yang tangguh, dan dia berusaha memulihkan hak-hak Palestina, tetapi mengenai rencananya untuk melakukan serangan pada 7 Oktober 2023, kami tidak yakin akan hal itu,” kata Obaid kepada The Media Line.

Dia mengatakan bahwa Sinwar akan digantikan oleh pemimpin baru yang akan meraih kemenangan yang diinginkan.

Di media sosial, banyak orang Arab berbagi unggahan yang menggambarkan Sinwar sebagai “martir perlawanan”, dan menyebarkan klip Sinwar yang berbicara tentang niatnya untuk melanjutkan perang melawan Israel hingga berdirinya Negara Palestina.

Yang lain membagikan klip-klip tentang kehancuran di Gaza, mengkritik Sinwar karena memicu kehancuran massal, pengungsian, dan kematian warga Palestina di Jalur Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved