Arab Saudi Ditunjuk Putin sebagai Lokasi Perundingan Damai dengan Ukraina
Sabtu, 19 Oktober 2024 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Putin, delegasi Ukraina awalnya menyetujui rancangan perjanjian yang akan mengubah Ukraina menjadi negara netral dan membatasi jumlah tentaranya, tetapi kemudian tiba-tiba meninggalkan meja perundingan. Para pejabat di Kiev kemudian mengatakan bahwa mereka tidak mempercayai Rusia dan bahwa para pemimpin Barat telah menyarankan mereka untuk tidak menerima persyaratan Moskow.
Mantan wakil menteri luar negeri AS Victoria Nuland selanjutnya menegaskan pada bulan September 2024 bahwa Washington percaya bahwa persyaratan yang ditawarkan kepada Ukraina di Istanbul bukanlah "kesepakatan yang bagus."
Pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky sejak itu bersikeras bahwa perdamaian hanya dapat dicapai berdasarkan persyaratan Kiev, termasuk pemulihan wilayah Ukraina ke perbatasannya tahun 1991. Moskow menyatakan bahwa apa yang disebut “formula perdamaian” Zelensky tidak dapat diterima dan Kiev harus mengakui “realitas teritorial” yang baru.
Mantan wakil menteri luar negeri AS Victoria Nuland selanjutnya menegaskan pada bulan September 2024 bahwa Washington percaya bahwa persyaratan yang ditawarkan kepada Ukraina di Istanbul bukanlah "kesepakatan yang bagus."
Pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky sejak itu bersikeras bahwa perdamaian hanya dapat dicapai berdasarkan persyaratan Kiev, termasuk pemulihan wilayah Ukraina ke perbatasannya tahun 1991. Moskow menyatakan bahwa apa yang disebut “formula perdamaian” Zelensky tidak dapat diterima dan Kiev harus mengakui “realitas teritorial” yang baru.
(ahm)
Lihat Juga :