Arab Saudi Ditunjuk Putin sebagai Lokasi Perundingan Damai dengan Ukraina
Sabtu, 19 Oktober 2024 - 14:18 WIB
loading...
Arab Saudi akan ditunjuk sebagai lokasi perundingan damai Rusia dan Ukraina. Foto/X/@AlaaAsh97688399
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan Arab Saudi akan menjadi negara yang baik untuk menjadi tuan rumah pertemuan puncak yang potensial untuk mengakhiri konflik Ukraina.
Pada konferensi pers tentang berbagai topik, seorang jurnalis Saudi meminta pendapat Putin tentang upaya mediasi kerajaan Arab, dan apakah Rusia akan menghadiri pertemuan puncak perdamaian jika Riyadh menjadi tuan rumah acara semacam itu "pada akhir tahun ini."
Putin menegaskan kembali bahwa Rusia memandang Arab Saudi sebagai "negara yang bersahabat." Ia memuji para pemimpin Saudi atas upaya "tulus" mereka untuk mewujudkan perdamaian.
"Jadi, jika acara semacam itu diselenggarakan di Arab Saudi, jelas, tempatnya sendiri akan cukup nyaman bagi kami," kata Putin, dilansir RT. Namun, ia menekankan bahwa penyelesaian akhir apa pun harus didasarkan pada rancangan yang disiapkan selama negosiasi yang dibatalkan di Istanbul, Turki, pada musim semi tahun 2022.
Baca Juga: Gagal Ciptakan Perdamaian, PBB Tak Bisa Cegah Perang Dunia III
Pada konferensi pers tentang berbagai topik, seorang jurnalis Saudi meminta pendapat Putin tentang upaya mediasi kerajaan Arab, dan apakah Rusia akan menghadiri pertemuan puncak perdamaian jika Riyadh menjadi tuan rumah acara semacam itu "pada akhir tahun ini."
Putin menegaskan kembali bahwa Rusia memandang Arab Saudi sebagai "negara yang bersahabat." Ia memuji para pemimpin Saudi atas upaya "tulus" mereka untuk mewujudkan perdamaian.
"Jadi, jika acara semacam itu diselenggarakan di Arab Saudi, jelas, tempatnya sendiri akan cukup nyaman bagi kami," kata Putin, dilansir RT. Namun, ia menekankan bahwa penyelesaian akhir apa pun harus didasarkan pada rancangan yang disiapkan selama negosiasi yang dibatalkan di Istanbul, Turki, pada musim semi tahun 2022.
Baca Juga: Gagal Ciptakan Perdamaian, PBB Tak Bisa Cegah Perang Dunia III
Lihat Juga :