5 Kandidat Pemimpin Hamas setelah Kematian Yahya Sinwar, Nomor 1 Selamat dari Operasi Mossad Israel

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 14:04 WIB
loading...
A A A
Sempat berada di Kuwait, Mashal pindah ke Yordania pada 1990. Di sana, ia dipercaya untuk menjadi kepala cabang Hamas sebelum akhirnya dipenjara dan diusir dari Yordania pada 1999.

Setelah itu, Mashal menghabiskan sekitar dua tahun di Doha, Qatar. Lalu, ia pindah lagi ke Damaskus, Suriah dan ditunjuk menjadi kepala biro politik Hamas.

2. Mohammed Sinwar


Mohammed Sinwar adalah saudara kandung Yahya Sinwar. Posisinya di Hamas juga cukup mentereng, yakni salah satu pemimpin sayap militer kelompok yang berbasis di Palestina itu.

Sinwar muda ini juga banyak terlibat operasi-operasi militer Hamas. Hal itu membuatnya dipenjara oleh Israel pada 1990-an sampai akhirnya berhasil melarikan diri pada tahun 2000.

3. Khalil Al Hayya


Khalil adalah pejabat senior politbiro Hamas. Saat ini, ia juga disebut masih berada di ‘pengasingan’, tepatnya Qatar.

Beberapa sumber di Gaza menggambarkan kedudukan Khalil di Hamas sangat signifikan. Bahkan, ada yang menyebut bahwa ia dianggap sebagai salah satu dari sedikit orang yang menurut Sinwar dapat diandalkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Respons Israel Saat...
Respons Israel Saat Komandan Senior Hamas ‘Bangkit dari Kematian’
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved