Zelensky: Ukraina Harus Punya Senjata Nuklir atau Gabung NATO!

Jum'at, 18 Oktober 2024 - 10:07 WIB
loading...
Zelensky: Ukraina Harus...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) bersama Sekjen NATO Mark Rutte. Zelensky menyatakan Ukraina harus memiliki senjata nuklir jika tidak boleh menjadi anggota NATO. Foto/X @ZelenskyyUa
A A A
KYIV - Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan Ukraina memiliki dua opsi yang harus dipilih untuk melindungi diri. Opsi itu adalah Kyiv harus memiliki senjata nuklir, atau opsi yang kedua menjadi anggota NATO.

Dia mengeklaim telah menyampaikan alasan yang sama kepada mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Berbicara pada konferensi pers setelah mempromosikan "rencana kemenangannya" untuk perang Ukraina-Rusia kepada para pejabat Eropa, Zelensky mengatakan Ukraina membutuhkan senjata nuklir jika tidak diberikan keanggotaan NATO.

“Negara-negara besar mana, negara-negara nuklir, yang menderita? Semua orang? Tidak, hanya Ukraina,” katanya, mengacu pada para penandatangan Memorandum Budapest 1994.



Dokumen tersebut menyataka AS, Inggris, dan Rusia memberikan jaminan keamanan kepada Kyiv sebagai imbalan atas penarikan senjata nuklir warisan Soviet dari Ukraina.

“Saat berbicara dengan Donald Trump, saya katakan kepadanya: ‘Apa jalan keluar bagi kami?’ Ukraina akan memiliki senjata nuklir, dan senjata itu akan berfungsi sebagai perlindungan, atau kami perlu berada dalam semacam aliansi. Kami tidak tahu aliansi yang efektif kecuali NATO,” imbuh Zelensky, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (18/10/2024).

Pilihan Ukraina adalah menjadi anggota NATO, kata Zelensky, mengeklaim bahwa Trump telah menemukan alasannya dapat dibenarkan.

Ukraina sejatinya tidak pernah mengendalikan senjata nuklir, tetapi mengeklaim bahwa sebelumnya pihaknya merupakan salah satu kekuatan atom utama sebelum setuju untuk menyerahkan senjata nuklir warisan Soviet.

Pada bulan Februari 2022, beberapa minggu sebelum perang pecah di Ukraina, Zelensky menyatakan penyesalannya atas keputusan Kyiv menyerahkan senjata nuklir, dan menyatakan bahwa negaranya memiliki hak untuk membatalkannya.

Zelensky terakhir kali bertemu Trump saat kunjungannya ke AS pada akhir September. Pemimpin Ukraina itu sedang melakukan tur keliling AS untuk menyampaikan "rencana kemenangannya" kepada Presiden Joe Biden dan dua kandidat presiden dari partai utama, Wakil Presiden Kamala Harris dan Trump.

Zelensky mengonfirmasi minggu ini bahwa undangan langsung bagi Ukraina untuk bergabung dengan NATO ada dalam daftar permintaannya kepada para donor Barat.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan pada hari Kamis bahwa Ukraina bahkan mungkin bukan negara berikutnya yang menjadi anggota aliansi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Percobaan Pembunuhan...
6 Percobaan Pembunuhan Vladimir Putin yang Selalu Gagal
Inilah 4 Negara NATO...
Inilah 4 Negara NATO yang Pro Israel, Siapa Saja Itu?
Putin: Rusia Segera...
Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Putin Sebut AS Serius...
Putin Sebut AS Serius Ingin Caplok Greenland, Ini yang Dikhawatirkan Rusia
Putin Usul PBB Memerintah...
Putin Usul PBB Memerintah Sementara Ukraina, Ini Tujuan Pentingnya
Zelensky: Vladimir Putin...
Zelensky: Vladimir Putin Segera Mati, Perang Rusia-Ukraina Akan Berakhir
Kapal Selam Sindbad...
Kapal Selam Sindbad Bawa 45 Turis Tenggelam di Lepas Pantai Mesir, 6 Tewas, Ini Penampakannya
Kemlu RI : Belum Ada...
Kemlu RI : Belum Ada Informasi WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
Profil Paetongtarn Shinawatra,...
Profil Paetongtarn Shinawatra, PM Thailand yang Pernah Jadi Pelayan Restoran
Rekomendasi
Arus Mudik Malam Ini,...
Arus Mudik Malam Ini, 40.000 Kendaraan Keluar dari Gerbang Tol Kalikangkung Semarang
Its Family Time! Sambil...
It's Family Time! Sambil Kumpul Keluarga, Lebaran Ini Makin Berwarna Bareng Deretan Film Seru di GTV Seharian!!!
Its Family Time! Awali...
It's Family Time! Awali Hari si Kecil Lebih Menyenangkan Bareng Cocomelon dan Sahabat di GTV!
Berita Terkini
Gempa 7,7 Skala Richter...
Gempa 7,7 Skala Richter Guncang Myanmar, Ini 3 Fakta tentang Sesar Sagaing
42 menit yang lalu
Korban Gempa Myanmar...
Korban Gempa Myanmar Bertambah, 144 Orang Tewas dan 730 Terluka
2 jam yang lalu
Gedung 30 Lantai Roboh...
Gedung 30 Lantai Roboh Akibat Gempa di Bangkok, Pekerja Ungkap Cerita Mengerikan Lolos dari Maut
3 jam yang lalu
Gempa Besar 7,7 SR,...
Gempa Besar 7,7 SR, Gedung Pencakar Langit di Bangkok Roboh
3 jam yang lalu
Gempa Besar, Listrik...
Gempa Besar, Listrik dan Internet Padam di Myanmar, Situasi Mulai Membaik di Thailand
4 jam yang lalu
Gempa Guncang Thailand...
Gempa Guncang Thailand dan Myanmar, KBRI Ungkap Belum Ada Laporan Korban WNI
5 jam yang lalu
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved