Hizbullah Tembakkan Salvo Rudal ke Pangkalan Militer Israel pada Hari Penebusan Dosa

Minggu, 13 Oktober 2024 - 13:26 WIB
loading...
A A A
Guterres mengutuk penembakan itu sebagai "tidak dapat ditoleransi" dan "pelanggaran hukum humaniter internasional", sementara pemerintah Inggris mengatakan "terkejut".

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa dia benar-benar meminta Israel untuk berhenti menembaki pasukan penjaga perdamaian PBB.

Insiden itu terjadi lebih dari dua minggu dalam perang Israel dengan Hizbullah Lebanon, yang telah menyaksikan pesawat tempur Israel melakukan serangan besar-besaran dan mengirim pasukan darat melintasi perbatasan.

Upaya diplomatik untuk menegosiasikan akhir pertempuran sejauh ini gagal, tetapi Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati mengatakan pemerintahnya akan meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengeluarkan resolusi baru yang menyerukan "gencatan senjata penuh dan segera".

Militer Lebanon mengatakan pada hari Jumat bahwa serangan Israel terhadap salah satu posisinya di Lebanon selatan menewaskan dua tentara.

Setelah liburan Yom Kippur, perhatian kemungkinan akan kembali tertuju pada pembalasan militer Zionis terhadap Iran, yang meluncurkan sekitar 200 rudal ke Israel pada tanggal 1 Oktober.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant berjanji bahwa respons negaranya akan mematikan, presisi, dan mengejutkan, dengan pemerintahan Biden mendorong respons proporsional yang tidak akan menyeret kawasan itu ke dalam perang yang lebih luas.

Biden telah mendesak Israel untuk menghindari serangan terhadap fasilitas nuklir atau infrastruktur energi Iran.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved