Hamas Tetap Teguh Hadapi Serangan Gencar Israel di Kamp Pengungsi Jabalia

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 13:45 WIB
loading...
Hamas Tetap Teguh Hadapi...
Warga Palestina di Kamp Pengungsi Jabalia di Gaza Utara mengungsi ke daerah lain dengan barang-barang yang dapat mereka bawa, menyusul serangan Israel terhadap kamp di Kota Gaza, Gaza pada 1 Oktober 2024. Foto/Mahmoud ?ssa/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Anggota biro politik Hamas Izzat al-Rishq mengatakan kelompok perlawanan "tetap teguh" dalam menghadapi serangan militer Israel di kamp pengungsi Jabalia selama enam hari terakhir.

Sejak 6 Oktober, tentara Israel telah memberlakukan pengepungan ketat di Jabalia, menyusul meningkatnya kekerasan di Gaza utara, yang menandai bentrokan paling sengit sejak Mei.

Rishq mengatakan pada Jumat (11/10/2024), "Pilihan rakyat kita akan selalu tetap ... keteguhan di lapangan, ketahanan, dan perlawanan terhadap agresi pendudukan."

Dia menggolongkan tindakan Israel sebagai sesuatu yang mirip dengan "terorisme Nazi," dengan menyoroti, "Sejak 7 Oktober tahun lalu, tentara Israel telah terlibat dalam berbagai bentuk agresi terhadap warga Palestina di Gaza, Tepi Barat yang diduduki, dan Yerusalem tanpa mencapai satu pun tujuan kekerasannya."

“Mereka yang berpegang teguh pada tanah mereka dan mempertahankan hak-hak mereka akan memiliki kata akhir, sementara musuh fasis ini hanya akan menuai kekecewaan, kegagalan, dan kekalahan lebih lanjut, meskipun ada kebungkaman dan keterlibatan internasional,” tegas dia.

Militer Israel telah memperingatkan warga Palestina di Jabalia, Beit Hanoun, dan Beit Lahia untuk mengungsi dari rumah mereka dan pindah ke selatan.

Namun, otoritas Gaza mendukung penduduk untuk menyebut peringatan ini sebagai “tipuan dan kebohongan.”

Ini menandai operasi darat ketiga oleh militer Israel di Jabalia sejak dimulainya perang yang sedang berlangsung pada 7 Oktober 2023, setelah serangan sebelumnya pada November dan Desember tahun lalu.

Israel telah melanjutkan serangan brutalnya di Jalur Gaza setelah serangan oleh kelompok Palestina, Hamas, tahun lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.

Israel telah membunuh lebih dari 42.000 orang sejak itu, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 97.700 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan Gaza.

Serangan Israel telah menyebabkan hampir seluruh penduduk Jalur Gaza mengungsi di tengah blokade yang terus berlanjut yang menyebabkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Rezim kolonial Israel menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakan brutalnya di Gaza.

Baca juga: Hamas Murka Israel Lakukan Pembantaian di Sekolah Gaza dengan Perlindungan AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved