Hamas Murka Israel Lakukan Pembantaian di Sekolah Gaza dengan Perlindungan AS

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 00:01 WIB
loading...
Hamas Murka Israel Lakukan...
Warga Palestina yang terluka, termasuk anak-anak, dibawa ke Rumah Sakit Syuhada al-Aqsa di kota tersebut untuk mendapatkan perawatan setelah tentara Israel menyerang sekolah Rafida, di Deir al-Balah, Gaza pada 10 Oktober 2024. Foto/Ashraf Amra/Anadolu Age
A A A
JALUR GAZA - Pasukan Israel membantai 28 warga sipil dalam serangan udara di satu sekolah yang menampung keluarga-keluarga pengungsi di Gaza tengah pada Kamis (10/10/2024) sebagai bagian dari kelanjutan "kejahatan perang Zionis dengan perlindungan Amerika."

Gerakan Hamas mengatakan tentara penjajah Israel telah melakukan pembantaian yang mengerikan di Sekolah Rufaidah di kota Deir Al-Balah, sambil mengepung Gaza utara dan menyiksa serta membunuh warga sipil di sana.

"Pembantaian brutal Israel yang dilakukan di Deir Al-Balah merupakan perpanjangan dari kejahatan Israel yang dilakukan selama setahun genosida di Jalur Gaza dan kelanjutan dari operasi keji selama setahun yang secara sengaja menargetkan warga sipil yang tidak berdaya di lingkungan permukiman, rumah, tempat penampungan, dan pusat-pusat pengungsian, dengan dukungan pemerintah Amerika, mitra dalam genosida ini," tegas pernyataan Hamas.

Hamas menyerukan kepada masyarakat internasional dan negara-negara Arab untuk segera campur tangan dan menghentikan kejahatan Israel.

Kelompok pejuang itu memperingatkan, “Kelambanan mereka menandakan runtuhnya total sistem internasional dengan semua fondasi, hukum, dan nilai-nilainya.”

Rezim kolonial Israel telah membunuh lebih dari 42.000 warga Palestina di Jalur Gaza. Sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak.

Baca juga: Iran Beri Peringatan Rahasia pada Para Sekutu AS, Termasuk Yordania dan Arab Saudi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Mencekam! Langit Kanada...
Mencekam! Langit Kanada Berubah Jadi Oranye akibat Kebakaran Hutan Dahsyat
Rekomendasi
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved