Israel Sengaja Serang Pasukan PBB di Lebanon, 4 Tentara UNIFIL Terluka
Sabtu, 12 Oktober 2024 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Washington juga mengatakan mereka "sangat prihatin" dengan laporan tentang insiden tersebut.
Ketika ditanya oleh RT, apakah UNIFIL menganggap serangan terhadap posisinya sebagai sesuatu yang tidak disengaja atau disengaja, Teneti mengatakan misi tersebut cukup yakin serangan tersebut disengaja.
"Kemarin, tiga serangan dianggap sebagai... serangan yang disengaja," ujar juru bicara tersebut, yang menyebut perkembangan tersebut "sangat memprihatinkan."
Menurut pejabat UNIFIL tersebut, militer Israel juga meminta pasukan penjaga perdamaian untuk meninggalkan beberapa posisi mereka di Lebanon selatan sebelum serangan tersebut.
"Kami memutuskan untuk tetap tinggal karena penting bagi bendera PBB untuk berkibar di wilayah tersebut, tempat kami telah diberi mandat oleh Dewan Keamanan PBB," ungkap Teneti.
Juru bicara UNFIL juga mengatakan ada satu serangan lagi terhadap posisi misi tersebut pada hari Jumat. “UNFIL masih belum dapat menyatakan tanggung jawab karena kami masih menyelidikinya," ujar dia, seraya menambahkan serangan tersebut mengakibatkan dua pasukan penjaga perdamaian lainnya terluka, dengan salah satunya mengalami luka serius.
Ketika ditanya oleh RT, apakah UNIFIL menganggap serangan terhadap posisinya sebagai sesuatu yang tidak disengaja atau disengaja, Teneti mengatakan misi tersebut cukup yakin serangan tersebut disengaja.
"Kemarin, tiga serangan dianggap sebagai... serangan yang disengaja," ujar juru bicara tersebut, yang menyebut perkembangan tersebut "sangat memprihatinkan."
Menurut pejabat UNIFIL tersebut, militer Israel juga meminta pasukan penjaga perdamaian untuk meninggalkan beberapa posisi mereka di Lebanon selatan sebelum serangan tersebut.
"Kami memutuskan untuk tetap tinggal karena penting bagi bendera PBB untuk berkibar di wilayah tersebut, tempat kami telah diberi mandat oleh Dewan Keamanan PBB," ungkap Teneti.
Juru bicara UNFIL juga mengatakan ada satu serangan lagi terhadap posisi misi tersebut pada hari Jumat. “UNFIL masih belum dapat menyatakan tanggung jawab karena kami masih menyelidikinya," ujar dia, seraya menambahkan serangan tersebut mengakibatkan dua pasukan penjaga perdamaian lainnya terluka, dengan salah satunya mengalami luka serius.
Lihat Juga :