Iran Beri Peringatan Rahasia pada Para Sekutu AS, Termasuk Yordania dan Arab Saudi

Jum'at, 11 Oktober 2024 - 18:15 WIB
loading...
Iran Beri Peringatan...
Serangan ratusan rudal Iran menghujani wilayah Israel. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Iran memperingatkan beberapa sekutu Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, termasuk Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, dan Qatar, untuk tidak membantu Israel dalam setiap serangan potensial terhadap Iran.

Kabar itu diungkap pejabat Arab yang tidak disebutkan namanya yang dikutip Wall Street Journal (WSJ).

Peringatan tersebut, yang dilaporkan dikeluarkan melalui "saluran diplomatik rahasia," merupakan respons terhadap ancaman Israel akan pembalasan yang parah setelah Iran menembakkan sekitar 180 rudal balistik ke Israel awal bulan ini.

Pejabat Israel telah menganjurkan serangan balasan yang menghancurkan terhadap fasilitas nuklir dan infrastruktur minyak Iran, sementara AS berusaha membatasi respons tersebut dan menghindari perang yang lebih luas yang dapat menyebar ke seluruh wilayah.

Konflik yang meningkat antara Israel dan Iran telah menimbulkan kekhawatiran di antara negara-negara Teluk Persia yang kaya energi tentang keamanan fasilitas minyak mereka sendiri.

Instalasi dan pasukan militer AS di wilayah tersebut juga dapat berisiko karena potensi kesalahan perhitungan atau eskalasi, yang dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan, menurut WSJ.

Pejabat dari beberapa negara yang menampung pasukan AS mengatakan kepada WSJ bahwa negara mereka telah memberi tahu pemerintahan Presiden AS Joe Biden bahwa mereka tidak ingin infrastruktur militer atau wilayah udara mereka digunakan untuk operasi ofensif apa pun terhadap Iran.

Dalam laporan terpisah pada Kamis, Reuters mengutip tiga sumber yang menyatakan Arab Saudi, Qatar, dan UEA semuanya memberi tahu Washington bahwa mereka tidak akan mengizinkan jet Israel menggunakan wilayah udara mereka untuk melakukan serangan.

Pejabat pertahanan AS mengakui beberapa mitra regional telah menyampaikan kekhawatiran mereka kepada Pentagon, tetapi permintaan ini "tetap informal," menurut WSJ.

Iran sepenuhnya siap membela diri dan membalas terhadap setiap serangan potensial oleh Israel, seorang sumber di Teheran yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada RT pada Kamis.

Dia menambahkan tanggapannya akan "proporsional" dan berdasarkan norma domestik dan internasional.

Jika Israel menargetkan infrastruktur minyak Iran, Teheran akan menanggapi dengan menyerang kilang minyak di negara itu, sumber tersebut menjelaskan.

Serangan terhadap infrastruktur lain, seperti pembangkit listrik atau fasilitas nuklir, juga akan memicu serangan balasan terhadap instalasi terkait di Israel.

Iran mengklaim hanya menargetkan fasilitas militer, tanpa ada korban sipil Israel yang dilaporkan sebagai akibat dari serangan rudal balistik besar-besaran terhadap Israel pada tanggal 1 Oktober.

Satu-satunya korban yang dilaporkan adalah seorang pria Palestina yang diduga tertimpa puing-puing rudal yang ditembak Israel.

Teheran memperingatkan Israel agar tidak mengambil tindakan balasan yang tidak proporsional.

Namun, jika serangan Israel yang potensial membahayakan warga sipil, Teheran akan diminta merevisi doktrin nuklirnya, sumber tersebut mengatakan kepada RT, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Baca juga: Pasukan Israel Sengaja Serang Kamera dan Posisi Pasukan PBB UNIFIL
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved