Sejarawan Prancis Ungkap Kemenangan Rusia akan Bebaskan Eropa

Kamis, 10 Oktober 2024 - 19:01 WIB
loading...
Sejarawan Prancis Ungkap...
Sejarawan Prancis Emmanuel Todd. Foto/wikipedia
A A A
PARIS - Kekalahan Ukraina akan menjadi kemenangan bagi seluruh Eropa, menurut antropolog Prancis Emmanuel Todd dalam wawancara dengan media berita Italia Corriere di Bologna.

Saat wawancara yang diterbitkan pada Selasa (8/10/2024), Todd menekankan dia bukan pendukung Moskow secara eksplisit.

“Jika Rusia kalah dalam konflik Ukraina, ini akan memungkinkan penyerahan Eropa kepada Amerika diperpanjang selama satu abad," ungkap Todd.

Intelektual terkemuka tersebut berpendapat Eropa Barat secara efektif telah mendelegasikan representasi Barat kepada AS dan telah menanggung akibatnya sejak saat itu.

Dia mengklaim dalam wawancara tersebut bahwa tidak ada yang dapat dilakukan untuk mengubah fakta ini saat ini karena konflik Ukraina yang sedang berlangsung, tetapi menyatakan hasilnya akan "menentukan nasib Eropa."

"Jika, seperti yang saya yakini, AS dikalahkan, NATO akan hancur dan Eropa akan dibiarkan bebas," ujar Todd kepada media tersebut.

Dia mencatat tidak mungkin Rusia akan dipaksa untuk menyerang Eropa Barat secara militer setelah membangun dirinya di Sungai Dnieper.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Kebakaran Hutan Kanada,...
Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?
Rekomendasi
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved