Kepala Penyelidikan PBB untuk Gaza Mundur setelah Ditekan Israel

Kamis, 10 Oktober 2024 - 17:30 WIB
loading...
Kepala Penyelidikan...
Seorang anak Palestina berada di depan gedung yang hancur dibom Israel di Jalur Gaza. Foto/anadolu
A A A
NEW YORK - Kepala komite penyelidikan PBB yang dibentuk untuk menyelidiki kejahatan perang selama konflik Israel-Gaza tahun 2014 telah mengundurkan diri setelah adanya tuduhan bias anti-Israel.

“Presiden Dewan Hak Asasi Manusia PBB, Duta Besar Joachim Ruecker, menerima sepucuk surat dari Profesor William Schabas pada Senin malam yang menginformasikan bahwa dia mengundurkan diri sebagai ketua dan anggota Komisi Penyelidikan tentang konflik Gaza dengan segera,” ungkap pernyataan PBB pada Selasa (8/10/2024).

"Surat ini menyusul surat yang dikirim kepada presiden dewan pada hari Jumat, 30 Januari, oleh Misi Tetap Israel yang meminta agar Profesor Schabas dipecat dari Komisi Penyelidikan karena apa yang mereka sebut sebagai konflik kepentingan," papar pernyataan itu,

"Presiden telah menerima pengunduran diri Profesor Schabas dan berterima kasih kepadanya atas pekerjaannya selama enam bulan terakhir sebagai ketua komisi," ujar pernyataan itu.

Setelah pengunduran dirinya, komisi akan terus menyelidiki semua dugaan pelanggaran hak asasi manusia internasional dan hukum humaniter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved