Profil Abdul Malik al-Houthi, Pembela Palestina dengan Rudal Gempur Israel
Senin, 07 Oktober 2024 - 14:53 WIB
loading...
A
A
A
“Harus diakui bahwa pelabuhan tersebut dalam keadaan bangkrut,” kata Gideon Golber, CEO Pelabuhan Eilat.
“Hanya satu kapal yang tiba di sini dalam beberapa bulan terakhir. Orang-orang Yaman secara efektif telah memutus akses ke pelabuhan,” katanya lagi.
Selain bikin Pelabuhan Eilat bangkrut, Houthi juga beberapa kali menyerang wilayah Israel dengan rudal balistik. Hebatnya, rudal-rudal mereka sukses menembus sistem pertahanan Arrow hingga Iron Dome sekaligus.
Lahir dari keluarga Zaydi yang berpengaruh di wilayah Saada, Yaman utara, Abdul Malik al-Houthi mewarisi kepemimpinan gerakan Houthi setelah kematian pamannya, Hussein Badreddin al-Houthi, pada tahun 2004.
Lahir pada 22 Mei 1979, al-Houthi tak hanya tampil sebagai pemimpin kelompok milisi yang sukses. Dia bahkan tercatat sebagai tokoh Muslim berpengaruh, di mana situs The Muslim 500 menempatkannya pada urutan 27 sebagai tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia.
“Hanya satu kapal yang tiba di sini dalam beberapa bulan terakhir. Orang-orang Yaman secara efektif telah memutus akses ke pelabuhan,” katanya lagi.
Selain bikin Pelabuhan Eilat bangkrut, Houthi juga beberapa kali menyerang wilayah Israel dengan rudal balistik. Hebatnya, rudal-rudal mereka sukses menembus sistem pertahanan Arrow hingga Iron Dome sekaligus.
Profil Abdul Malik al-Houthi
Lahir dari keluarga Zaydi yang berpengaruh di wilayah Saada, Yaman utara, Abdul Malik al-Houthi mewarisi kepemimpinan gerakan Houthi setelah kematian pamannya, Hussein Badreddin al-Houthi, pada tahun 2004.
Lahir pada 22 Mei 1979, al-Houthi tak hanya tampil sebagai pemimpin kelompok milisi yang sukses. Dia bahkan tercatat sebagai tokoh Muslim berpengaruh, di mana situs The Muslim 500 menempatkannya pada urutan 27 sebagai tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia.
Lihat Juga :