3 Tanda Perang Dunia III Semakin Dekat

Senin, 07 Oktober 2024 - 04:05 WIB
loading...
A A A
Beijing melihat negara kepulauan itu sebagai bagian integral dari wilayah China yang bersatu. Dalam beberapa tahun terakhir, negara itu telah mengambil sikap yang semakin agresif terhadap pulau itu dan Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa, yang telah dikecamnya sebagai separatis berbahaya, tetapi memenangkan masa jabatan ketiga yang belum pernah terjadi sebelumnya awal tahun ini. Pada saat yang sama, AS telah meningkatkan dukungannya – secara finansial, militer, dan retorika – untuk kemerdekaan Taiwan yang berkelanjutan.

Awal tahun ini, komandan militer AS di Indo-Pasifik mengatakan bahwa Beijing mempertahankan tujuannya untuk dapat menginvasi Taiwan pada tahun 2027. Laksamana John Aquilino mengatakan kepada Komite Angkatan Bersenjata DPR AS bahwa Tiongkok ingin membangun Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) "dalam skala yang belum pernah terlihat" sejak Perang Dunia Kedua.

Tahun 2027 dipandang sebagai "ajaib" karena menandai seratus tahun berdirinya PLA, kata Robert Fox di London Evening Standard. Gagasan bahwa peringatan ini dapat bertepatan dengan operasi militer serius oleh Beijing telah menjadi "fiksasi" di Washington, kata Defense News. Hal itu telah "berdampak pada perdebatan mengenai kebijakan Tiongkok – pergeseran dari jangka panjang ke jangka pendek" sekaligus membantu mengarahkan miliaran dolar untuk pasukan AS di Pasifik.

Foreign Policy mengatakan Beijing dan Washington telah menjadi "tidak peka" terhadap risiko yang ditimbulkan oleh situasi ini, dan dalam "militerisasi kebijakan luar negeri dan kegagalan untuk memahami sepenuhnya signifikansi militerisasi itu, keduanya adalah satu kecelakaan dan keputusan yang buruk yang diambil dari perang yang dahsyat".

Setiap invasi "akan menjadi salah satu peristiwa paling berbahaya dan berdampak besar di abad ke-21", kata The Times April lalu. Itu akan "membuat serangan Rusia terhadap Ukraina tampak seperti pertunjukan sampingan jika dibandingkan".

Selain korban jiwa, konflik militer antara dua ekonomi terbesar dunia akan menyebabkan "putusnya rantai pasokan global, pukulan terhadap kepercayaan, dan jatuhnya harga aset", kata editor ekonomi The Guardian Larry Elliott. "Itu akan menimbulkan konsekuensi ekonomi yang dahsyat, hingga dan termasuk Depresi Besar kedua."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC
Rekomendasi
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Tantri Kotak Nyaris...
Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton, Arda Naff Buka Suara
Berita Terkini
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved