40.000 Warga Jerman Protes Pengiriman Senjata ke Ukraina dan Israel

Sabtu, 05 Oktober 2024 - 10:45 WIB
loading...
A A A
Berbicara di hadapan khalayak, dia menekankan perlunya perundingan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menyelesaikan konflik Ukraina.

"Saya merasa sangat kesal ketika orang-orang selalu datang kepada kami dengan moralitas tinggi mereka dan mengatakan Anda tidak dapat berbicara dengan Putin karena alasan moral," ujar dia.

Wagenknecht kemudian mengecam pemerintah Jerman karena mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) dalam kebijakan luar negeri, dan memperingatkan terhadap penempatan rudal jarak menengah Amerika di negara itu.

Dia juga membahas perang Israel-Hamas, dengan mengatakan, "Siapa pun yang tetap diam tentang kejahatan perang yang mengerikan di Gaza... jangan katakan bahwa Anda bermoral. Ini kemunafikan. Perang yang mengerikan ini juga harus segera diakhiri.”

Jerman telah muncul sebagai salah satu donor senjata terbesar bagi Ukraina, dengan mengirimkan tank, sistem pertahanan udara dan artileri serta senjata lainnya ke Kiev.

Rusia telah berulang kali mengecam pengiriman tersebut, dengan mengatakan pengiriman tersebut hanya akan memperpanjang konflik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
Hujan Gol di Miami,...
Hujan Gol di Miami, Timnas Inggris Juara 3 Piala Dunia 2026
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Berita Terkini
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved