AS Klaim Serangan Rudal Iran Gagal dan Tidak Efektif

Rabu, 02 Oktober 2024 - 07:45 WIB
loading...
A A A
Sebagian besar pesawat nirawak dalam serangan itu dicegat oleh Israel, bekerja sama dengan AS, Prancis, dan negara-negara lain termasuk Yordania.

Dalam serangan ini, laporan mengatakan rudal Iran telah terbang di atas Yordania, dengan beberapa di antaranya berhasil dicegat.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan menggolongkan serangan Iran sebagai eskalasi yang "signifikan" dan serangan itu "gagal dan tidak efektif".

Sullivan mengatakan AS tidak mengetahui adanya korban atau kerusakan pada infrastruktur dan instalasi militer selama jumpa pers pada hari Selasa.

Sullivan menegaskan kembali posisi AS bahwa mereka tidak mengevakuasi warganya dari Lebanon tetapi mendesak warga Amerika memanfaatkan sarana komersial untuk meninggalkan negara itu.

"Akan ada konsekuensi berat atas serangan ini," imbuh Sullivan tanpa merinci apa saja konsekuensinya, tetapi mereka akan bekerja sama dengan Israel untuk mewujudkannya.

Juru bicara Pentagon Jenderal Pat Ryder mengatakan dua kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Bulkeley dan USS Cole, menembakkan sekitar selusin rudal pencegat untuk membela Israel selama serangan Iran.

Ryder mengatakan serangan ini "dua kali lebih besar, dalam hal cakupan" dari apa yang kami katakan sebelumnya, yang tampaknya merujuk pada serangan Iran pada bulan April terhadap Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
Lebanon Rugi Rp72 Triliun...
Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi
Rekomendasi
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 2 Digelar di PN Jaksel 10 Juli 2026
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Putuskan Mundur dari S3 Ilmu Komunikasi UI, Berapa Biaya Kuliahnya?
Berita Terkini
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved