Presiden Polandia Digugat karena Menghina Rakyatnya, Menyebut Mereka Babi
Selasa, 01 Oktober 2024 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah wawancara dengan penyiar publik TVP, Presiden Duda tampak menyebut penonton film itu sebagai "babi".
"Fakta bahwa Ibu Holland memerankan pejabat Polandia yang menjalankan tugas mereka untuk masyarakat Polandia, demi keselamatan kita semua dan keamanan Polandia, saya tidak terkejut bahwa petugas Penjaga Perbatasan yang menonton film ini menggunakan slogan 'Hanya babi yang duduk di bioskop'," kata Duda saat itu.
Dia kemudian mengklarifikasi bahwa itu bukan kata-katanya, melainkan sebuah kutipan, yang awalnya dikaitkan dengan penentangan terhadap film propaganda Nazi yang ditayangkan di Polandia selama Perang Dunia II.
Namun, OMZRiK menganggap kata-kata Duda itu sebagai penghinaan.
“Andrzej Duda menghina jutaan orang Polandia dengan menyebut mereka babi. Presiden Polandia menyebut orang-orang yang merupakan warga negaranya sendiri dengan sebutan ini. Mari kita bawa Duda ke pengadilan sekarang,” kata LSM tersebut dalam unggahan mereka di X, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (1/10/2024).
LSM tersebut mengumumkan pada hari Minggu bahwa Pengadilan Distrik di Warsawa telah menetapkan tanggal 24 Oktober 2025 sebagai tanggal untuk sidang perdana Duda.
Pada tanggal tersebut, masa jabatan kedua Duda selama lima tahun sebagai presiden akan berakhir—dia akan menjabat hingga Agustus 2025, dan tidak dapat mencalonkan diri lagi.
"Fakta bahwa Ibu Holland memerankan pejabat Polandia yang menjalankan tugas mereka untuk masyarakat Polandia, demi keselamatan kita semua dan keamanan Polandia, saya tidak terkejut bahwa petugas Penjaga Perbatasan yang menonton film ini menggunakan slogan 'Hanya babi yang duduk di bioskop'," kata Duda saat itu.
Dia kemudian mengklarifikasi bahwa itu bukan kata-katanya, melainkan sebuah kutipan, yang awalnya dikaitkan dengan penentangan terhadap film propaganda Nazi yang ditayangkan di Polandia selama Perang Dunia II.
Namun, OMZRiK menganggap kata-kata Duda itu sebagai penghinaan.
“Andrzej Duda menghina jutaan orang Polandia dengan menyebut mereka babi. Presiden Polandia menyebut orang-orang yang merupakan warga negaranya sendiri dengan sebutan ini. Mari kita bawa Duda ke pengadilan sekarang,” kata LSM tersebut dalam unggahan mereka di X, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (1/10/2024).
LSM tersebut mengumumkan pada hari Minggu bahwa Pengadilan Distrik di Warsawa telah menetapkan tanggal 24 Oktober 2025 sebagai tanggal untuk sidang perdana Duda.
Pada tanggal tersebut, masa jabatan kedua Duda selama lima tahun sebagai presiden akan berakhir—dia akan menjabat hingga Agustus 2025, dan tidak dapat mencalonkan diri lagi.
Lihat Juga :