Pidato di PBB, Netanyahu Pegang Peta Tepi Barat dan Gaza Dicaplok Israel
Sabtu, 28 September 2024 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengecam dunia karena "terlalu lama menenangkan Iran", dengan menegaskan penenangan semacam itu "harus diakhiri sekarang".
Netanyahu menegaskan kembali komitmen Israel untuk melanjutkan operasi militernya di Gaza, tempat Israel telah menewaskan lebih dari 41.000 warga Palestina sejak Oktober lalu.
Dia juga menuntut Hamas untuk "menyerah, meletakkan senjata, dan membebaskan semua sandera."
Pemimpin rezim penjajah Israel itu menegaskan Hamas tidak boleh terlibat di Gaza pascaperang, dan menyebutnya "tidak masuk akal dan menggelikan" bagi kelompok itu untuk memainkan peran di daerah kantong itu setelah perang.
Dia menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan sipil yang damai di daerah kantong Palestina itu. "Kami siap bekerja sama dengan mitra regional dan mitra lainnya untuk mendukung pemerintahan sipil lokal di Gaza," ujar dia.
Netanyahu juga mengumumkan kelanjutan aksi militer di Lebanon, tempat pasukannya telah menewaskan ratusan orang dalam serangan udara besar-besaran pekan ini, dengan mengatakan, "Saya datang ke sini hari ini untuk mengatakan sudah cukup. Kami tidak akan beristirahat sampai warga kami dapat kembali dengan selamat ke rumah mereka."
Netanyahu menegaskan kembali komitmen Israel untuk melanjutkan operasi militernya di Gaza, tempat Israel telah menewaskan lebih dari 41.000 warga Palestina sejak Oktober lalu.
Dia juga menuntut Hamas untuk "menyerah, meletakkan senjata, dan membebaskan semua sandera."
Pemimpin rezim penjajah Israel itu menegaskan Hamas tidak boleh terlibat di Gaza pascaperang, dan menyebutnya "tidak masuk akal dan menggelikan" bagi kelompok itu untuk memainkan peran di daerah kantong itu setelah perang.
Dia menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan sipil yang damai di daerah kantong Palestina itu. "Kami siap bekerja sama dengan mitra regional dan mitra lainnya untuk mendukung pemerintahan sipil lokal di Gaza," ujar dia.
Netanyahu juga mengumumkan kelanjutan aksi militer di Lebanon, tempat pasukannya telah menewaskan ratusan orang dalam serangan udara besar-besaran pekan ini, dengan mengatakan, "Saya datang ke sini hari ini untuk mengatakan sudah cukup. Kami tidak akan beristirahat sampai warga kami dapat kembali dengan selamat ke rumah mereka."
Lihat Juga :