Erdogan Ungkap AS Penentang Utama Ukraina Bergabung NATO

Jum'at, 27 September 2024 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Ketika ditanya langsung apakah Ankara akan menerima Ukraina di NATO, Erdogan menjawab, "Kami akan mengikuti perkembangan, musyawarah, dan mencapai keputusan akhir yang sesuai. Ini bukan keputusan yang harus dibuat terburu-buru dengan cara yang bersemangat."

Dia juga berbicara tentang hubungan Turki dengan Rusia, menggambarkannya sebagai, "Hubungan multidimensi, politik, ekonomi, budaya, terkait industri pertahanan. Ada banyak dimensi, dimensi di sana dan solidaritas kita, interaksi kita, telah berlangsung dan secara ekonomi setiap hari, hubungan ini berkembang."

Keputusan bulat dari semua anggota diperlukan untuk memperluas NATO. Finlandia dan Swedia, yang menjadi negara terakhir yang bergabung dengan blok tersebut masing-masing pada tahun 2023 dan 2024, harus mengatasi pertentangan awal yang kuat dari Turki, yang menuduh mereka menyembunyikan anggota Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh Ankara.

Seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS mengatakan kepada AP pada Selasa bahwa elemen politik dari 'rencana kemenangan' Zelensky berfokus pada cara meyakinkan penduduk Ukraina bahwa mereka akan diterima di lembaga-lembaga Barat seperti UE dan NATO, dengan asumsi mereka terus memerangi Rusia atau jika penyelesaian yang dinegosiasikan dengan Moskow tercapai.

NATO menyatakan pada pertemuan puncak tahun 2008 di Bucharest bahwa Ukraina, bersama dengan bekas Republik Soviet lainnya, Georgia, akan bergabung dengan blok yang dipimpin AS pada tahap tertentu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Berita Terkini
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved