Sekjen PBB Antonio Guterres: Neraka Sedang Terjadi di Lebanon
Kamis, 26 September 2024 - 11:47 WIB
loading...
A
A
A
Dengan seruan bagi kedua belah pihak untuk menghormati kedaulatan Lebanon, Guterres mengatakan: "Negara harus memiliki kendali penuh atas persenjataannya di seluruh negeri."
“Kami mendukung semua upaya untuk memperkuat Angkatan Bersenjata Lebanon," imbuh dia, seperti dikutip dari situs resmi PBB, Kamis (26/9/2024).
Pemimpin PBB itu mengatakan pelanggaran harian di Garis Biru merupakan pelanggaran resolusi utama Dewan Keamanan PBB 1559 (2004) dan 1701 (2006).
Guterres menambahkan, dengan hampir 200.000 warga Lebanon sekarang mengungsi secara internal, bersama dengan lebih dari 60.000 warga Israel utara, banyak nyawa telah hilang sejak Hizbullah pertama kali mulai menembakkan roket melewati garis pemisah untuk mendukung Hamas di Gaza.
"Komunitas di kedua belah pihak harus dapat kembali ke rumah mereka dan hidup dengan aman dan terlindungi, tanpa rasa takut," kata Sekjen Guterres.
“Kami mendukung semua upaya untuk memperkuat Angkatan Bersenjata Lebanon," imbuh dia, seperti dikutip dari situs resmi PBB, Kamis (26/9/2024).
Pemimpin PBB itu mengatakan pelanggaran harian di Garis Biru merupakan pelanggaran resolusi utama Dewan Keamanan PBB 1559 (2004) dan 1701 (2006).
Guterres menambahkan, dengan hampir 200.000 warga Lebanon sekarang mengungsi secara internal, bersama dengan lebih dari 60.000 warga Israel utara, banyak nyawa telah hilang sejak Hizbullah pertama kali mulai menembakkan roket melewati garis pemisah untuk mendukung Hamas di Gaza.
"Komunitas di kedua belah pihak harus dapat kembali ke rumah mereka dan hidup dengan aman dan terlindungi, tanpa rasa takut," kata Sekjen Guterres.
Lihat Juga :