Arab Saudi Pesta Kembang Api saat Israel Bombardir Lebanon
Selasa, 24 September 2024 - 10:47 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah yang berbasis di Beirut telah memerintahkan sekolah dan universitas di seluruh negeri untuk mulai menyiapkan tempat perlindungan karena ribuan orang melarikan diri dari wilayah selatan Lebanon.
Sementara itu, militer Israel mengeklaim telah menyerang lebih dari 1.300 target, yang digambarkan sebagai lokasi senjata Hizbullah.
Menurut mereka, serangan difokuskan di wilayah Lebanon selatan dan Lembah Bekaa.
"Selama beberapa jam terakhir, atas arahan intelijen IDF [Pasukan Pertahanan Israel], IAF [Angkatan Udara Israel] menyerang ratusan target Hizbullah, termasuk peluncur, pos komando, dan infrastruktur teroris di sejumlah wilayah di Lebanon selatan," kata IDF dalam sebuah pernyataan.
Meski sedang berpesta, Kerajaan Arab Saudi tetap menyatakan prihatin dengan eskalasi terkini di Lebanon, dan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memenuhi tugasnya guna menghentikan konflik regional.
“Kerajaan Arab Saudi mengikuti perkembangan peristiwa terkait keamanan yang terjadi di wilayah Lebanon dengan penuh keprihatinan, dan kembali memperingatkan tentang bahaya kekerasan yang menyebar di wilayah tersebut, dan dampak serius dari eskalasi tersebut terhadap keamanan dan stabilitas kawasan,” demikian pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.
Sementara itu, militer Israel mengeklaim telah menyerang lebih dari 1.300 target, yang digambarkan sebagai lokasi senjata Hizbullah.
Menurut mereka, serangan difokuskan di wilayah Lebanon selatan dan Lembah Bekaa.
"Selama beberapa jam terakhir, atas arahan intelijen IDF [Pasukan Pertahanan Israel], IAF [Angkatan Udara Israel] menyerang ratusan target Hizbullah, termasuk peluncur, pos komando, dan infrastruktur teroris di sejumlah wilayah di Lebanon selatan," kata IDF dalam sebuah pernyataan.
Meski sedang berpesta, Kerajaan Arab Saudi tetap menyatakan prihatin dengan eskalasi terkini di Lebanon, dan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memenuhi tugasnya guna menghentikan konflik regional.
“Kerajaan Arab Saudi mengikuti perkembangan peristiwa terkait keamanan yang terjadi di wilayah Lebanon dengan penuh keprihatinan, dan kembali memperingatkan tentang bahaya kekerasan yang menyebar di wilayah tersebut, dan dampak serius dari eskalasi tersebut terhadap keamanan dan stabilitas kawasan,” demikian pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.
(mas)
Lihat Juga :