Ekonomi China Stagnan, Sektor Industri dan Properti Masih Terpuruk

Senin, 23 September 2024 - 14:15 WIB
loading...
A A A
Hal itu menyoroti pemulihan yang tidak merata dalam ekonomi China.

Dalam lima bulan pertama tahun 2024, investasi aset tetap meningkat sebesar 4,0 persen tahun-ke-tahun, sedikit di bawah kenaikan yang diharapkan sebesar 4,2 persen. Ini merupakan perlambatan dari pertumbuhan 4,2 persen yang terlihat pada periode Januari hingga April.

Baca Juga: Mantan Perwira CIA Dipenjara 10 Tahun karena Menjadi Mata-mata China

Investasi manufaktur menunjukkan beberapa pertumbuhan, tetapi bahkan pertumbuhan yang didasarkan pada inovasi teknologi tersebut tidak cukup untuk mendorong perekonomian China.

Selain itu, para ekonom memperingatkan bahwa meningkatnya ketegangan perdagangan dengan Barat atas dugaan kelebihan kapasitas China dapat menimbulkan tantangan tambahan bagi produsen kendaraan listrik dan tenaga surya China.

Suku Bunga Pinjaman Utama


Investasi sektor swasta tumbuh hanya 0,1 persen dari Januari hingga Mei, turun dari 0,3 persen dalam empat bulan pertama, yang menunjukkan berlanjutnya pelemahan kepercayaan di antara bisnis swasta. Sebaliknya, investasi sektor negara melonjak sebesar 7,1 persen di periode yang sama.

Ekspor memberikan sedikit dorongan bagi ekonomi, dengan peningkatan signifikan dalam produksi baja dan aluminium di bulan Mei.

Menurut ZhaoPeng Xing, ahli strategi senior China di ANZ, "Ekspor secara signifikan mendorong pertumbuhan industri dan investasi manufaktur, tetapi kemerosotan real estate yang sedang berlangsung terus memengaruhi konsumsi dan investasi rumah tangga."

Penurunan pasar properti, ditambah dengan utang pemerintah daerah yang tinggi dan tekanan deflasi, tetap menjadi hambatan besar bagi aktivitas ekonomi. Angka-angka terbaru ini menyoroti sifat pertumbuhan yang tidak merata dan menggarisbawahi perlunya dukungan kebijakan fiskal dan moneter tambahan.

Di tengah menyempitnya margin bunga bagi bank dan melemahnya mata uang, kemampuan Beijing untuk melonggarkan kebijakan moneter tetap terbatas. Akibatnya, bank sentral China mempertahankan suku bunga kebijakan utama tidak berubah pada Senin pekan kemarin, seperti yang sudah diantisipasi sebelumnya.

Zhou Hao, kepala ekonom di GuotaiJunan International, mencatat, "Kami masih mengantisipasi potensi penurunan Suku Bunga Pinjaman Utama (LPR) bulan ini, terutama untuk tenor 5 tahun, untuk membantu bank mempertahankan pinjaman hipotek rumah tangga."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved